ASTI Kudus Wakili Jateng Ikuti Turnamen BLiSPI Super League 2022 di Bandung

oleh -457 Dilihat
!6 Siswa yang memperkuat Tim ASTI Kudus ikuti turnamen BLiSPI Super League 2022 di Bandung (Foto: istimewa/Asti)

Kudus, isknews.com – Akademi Sarana Talenta Indonesia (ASTI) Kudus didampingi sejumlah tim pelatih, memberangkatkan 16 siswanya untuk bertolak menuju Bandung mengikuti turnamen BLiSPI Super League 2022. Diikuti oleh 16 tim se Indonesia, ASTI berlaga di kelompok U-12 yang akan digelar mulai 18 hingga 20 Juli 2022 di lapangan sintetis Sabilulungan Si Jalak Harupat Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/07/2022).

Turnamen Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepakbola Pelajar Indonesia ini terbagi dalam empat grup. Pertandingan Turnamen yang digelar oleh Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) disebut sebagai ajang alternatif Piala Menpora yang beberapa tahun kemarin terhenti akibat pandemi Covid-19.

ASTI Kudus merupakan satu-satunya Tim dari Jawa Tengah yang ikut dalam kancah pertandingan memperebutkan Piala Tetap BLiSPI Nasional. Beberapa tim yang ikut berlaga berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, dan Sulawesi Utara

Chief Executive officer (CEO) ASTI Kudus Arif Budianto mengatakan, akademi sepakbola yang bermarkas di “Kota Kretek” ini merupakan wakil Jawa Tengah dalam turnamen BLSI di Bandung. ASTI tergabung di kelompok U-12 Grup D bersama SSB Tajimalela Jawa Barat, PSBR Persada 354 Lampung dan SSB Bionsa Bandung. Setiap kali pertandingan, hanya 9 pemain yang diturunkan dengan durasi waktu 2 x 20 menit.

Ini adalah turnamen nasional kedua yang diikuti ASTI di bulan Juli 2022, setelah sebelumnya berlaga dalam tunamen nasional GEAS di Jakarta.

“Yang berangkat ke Bandung ada 16 pemain yang usia dari tahun 2010-2016. Persiapan kita sudah latihan rutin setiap hari,” kata Arif, Sabtu, 16 Juli 2022.

Dalam Kejurnas BLiSPI, ASTI Kudus masuk di grup D yang terdiri dari Tajimalela Jabar, ASTI Kudus Jateng, PSBR Persada 254 Lampung dan SSB Bionsa Bandung.

Sebelum bertandang ke Bandung, ASTI Kudus sudah menjalani latihan bersama, latihan tim dan latihan adu pinalti.

“Beberapa hari kemarin kita sudah latihan bersama, latihan tim dan untuk antisipasi kegagalan kemarin kita juga melakukan latihan tendangan adu pinalti,” ucapnya.

Arif mengaku, saat mengikuti turnamen nasional GEAS di Jakarta ternyata saat dilakukan adu pinalti ASTI Kudus mengalami kekalahan.

“Usai turnamen GEAS, tim palatih langsung melakukan evaluasi. Segala kelemahan dan kekurangan dibenahi. Latihan adu pinalti terkait pengalaman kemarin kita tidak latihan adu pinalti ternyata kita kalah dalam adu pinalti. Kami berharap penampilan pemain dalam turnamen BSLI di Bandung kali ini, jauh lebih baik. Target kami dapat merebut gelar juara,” ujarnya.

Target juara penting untuk memberikan motivasi seluruh pemain agar dalam pertandingan bisa tampil lebih optimal. Pihaknya juga berharap, anak asuh Pelatih Fatah Yasin mendapatkan pengalaman tanding dan tambahan jam terbang untuk mengasah kemampuannya supaya lebih matang.

Sementara itu, penjaga gawang tim ASTI asal Blora Farhan Febri indiarto 12 menyatakan, siap menunjukkan penampilan terbaiknya untuk mewujudkan target merebut gelar juara. Putra dari Slamet Riyadi ini memiliki peran besar untuk membendung terjangan bola ke gawangnya.

“Hasil evaluasi pelatih pada pertandingan di turnamen sebelumnya, posisi kiper memang harus ditingkatkan latihannya, karena saat di Jakarta tim ASTI kebobolan saat adu finalti,” kata Febri yang mengidolakan Pratama Arhan seorang pemain sepak bola profesional Indonesia yang juga asal Blora. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.