Pati, ISKNEWS.COM – Bupati Pati Haryanto mengingatkan dengan keras pelaksanaan takbir keliling pada malam lebaran. Ia meminta agar masyarakat tidak melakukan takbir keliling sampai ke desa tetangga.
Bupati menyampaikan hal tersebut didasari pada pengalaman sebelumnya. Menurutnya, jika pelaksanaan takbir keliling sampai menyeberang desa lain akan berpotensi terjadi tawuran antar desa.
“Dari pengalaman yang sudah ada, kalau perayaan takbir keliling itu sampai nyebrang ke desa tantangga, biasanya akan terjadi tawuran. Untuk menghindari hal itu kami menghimbau agar pelaksanaan takbir keliling harus berada di masing-masing desa,” ungkapnya, Kamis
(7-06-2018).
Sejauh ini, menurut pengakuan Haryanto, ia sudah memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui tarawih keliling di setiap kecamatan. Bahkan, respon masyarakat dinilainya sudah baik. pada tahun Pemkab juga sudah memberikan surat edaran terkait pelaksanaan takbir keliling.
“Untuk tahun ini kami juga akan memberikan surat edaran serupa agar pelaksanaan takbir keliling tidak sampai nyebrang ke desa lain. Semoga saja masyarakat memahami hal itu,” imbuhnya.
Dalam hal ini, pihaknya juga sudah memberikan saran kepada para kepala desa untuk menyampaikan hal tersebut kepada warganya. Sehingga pelaksanaan takbir keliling bisa berjalan lancar dan aman.
“Ini kan perayaan hari lebaran, jangan sampai kita kotori dengan tawuran mupun mabuk-mabukan yang akhirnya bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Mari kita sambut Idhul Fitri ini dengan hal-hal yang positif,” tegasnya.
Menurutnya dalam pelaksanaan takbir keliling diperlukan kerjasama yang baik. Penyelenggara pun diharapkan memperhatikan batasan pelaksanaan pawai takbir keliling. Dengan demikian maka pelaksanaannya akan berjalan kondusif dan sesuai tuntunan syariat agama.
“Tapi apabila nantinya kok masih ada yang nekat nyebrang ke desa lain ya akan berhadapan langsung dengan aparat keamanan,” tegasnya. (IN/WH)










