Ayo Serbu, Pagi Ini Pemkab Gelar Pasar Murah di Kecamatan Dawe, Gebog & Kaliwungu

oleh -1,013 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Pagi ini sekitar pukul 09.00 WIB direncanakan  Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Perdagangan akan menggelar Pasar Murah bagi warga di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Dawe, Kecamatan Gebog Kudus. Senin (12/6/17).

Pelaksanaan Gelar Pasar Murah hari pertama tersebut dimajukan sehari dari jadwal rencana awal yang sebelumnya akan di gelar mulai pada hari Selasa ke esokannya. Selanjutnya berturut turut pada hari Rabunya 14/6/12 akan di gelar di Kecamatan Jati, Bae dan Kota. Sedang pada hari Kamis 15/6/17 kembali pasar murah akan digelar di halaman kantor Kecamatan Undaan, Mejobo dan Jekulo.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan, Sudiharti, usai menghadiri acara Buka Bersama dengan LSM dan Media di Ruang dalam pendopo Kabupaten Kudus, Jumat (9/6/17).

Ditambahkan oleh Sudiharti, untuk pelaksanaan Pasar murah kali ini pihaknya juga mengajak serta pedagang retail besar yang ada di Kudus, diantaranya Swalayan Ada, Hypermart dan Ramayana, serta akan menghadirkan Daging Beku dan mensosialisasikannya kepada masyarakat Kudus, “karena Daging beku lebih murah dan berkualitas tak kalah dengan daging segar, hanya Rp. 80 ribu perkilo gram” ujar Sudiharti.

Sementara untuk komoditas utama masih pada komoditas bersubsidi beras, Gula dan Minyak goreng, untuk beras sekelas beras super rencananya ditawarkan berkisar Rp7.000 per kg dan gula Rp10.000/kg, harga minyak goreng kemasan rencananya dijual dengan harga Rp 11.000 per liternya.
Tidak ada model penjualan secara paket, terkecuali untuk beras sudah dalam bentuk kemasan 5 kg, sedangkan gula dan minyak goreng disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. “Tentunya, ada pembatasan pembelian secara maksimal masing-masing pemilik kupon,” ujarnya.
Untuk tahun ini tidak ada komoditas gas elpiji 3 kg seperti lazimnya tahun tahun sebelumnya, karena ketersediaan dan harga gas melon 3 Kg tersebut masih relatif aman dan stabil, “barangkali kalau ada stand gas nanti distributor mau ikut promosikan gas 5,5 Kg yang non Subsidi,” tuturnya.

 Sementara untuk mekanisme dan teknis pembelian sembako di pasar murah itu, menurut dia, semuanya telah diserahkan ke pihak kecamatan. “Soal teknisnya bagaimana, serta urusan publikasi semua diurus pihak kecamatan. jangan sampai masyarakat sekitar justeru tidak tahu dengan adanya kegiatan ini,” pungkasnya. (YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :