Bak Panggung Fashion Entertainment, Khitanan Putra Bunda Hanim Bertabur Artis Ibu Kota

oleh -1821 Dilihat
Meriah dan dihadiri para pesohor ibu kota, perayaan khitanan putra Owner Fashion Ar Rafi, Bunda Hanim, Dijadikan panggung kolaborasi fashion, seni pertunjukan, dan hiburan (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Perayaan khitanan putra keempat Bunda Hanim Owner Hijab Ar Rafi, Kudus berlangsung layaknya sebuah pertunjukan hiburan berskala nasional. Digelar di Majesty Hall Hotel Griptha Kudus, Minggu (5/7/2026), acara tersebut memadukan prosesi syukuran keluarga dengan fashion show, drama teatrikal, konser musik, hingga kehadiran puluhan artis ibu kota.

Prosesi khitan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas khitan putra keempatnya, Mohamad Iyas Almudjani (10). Momentum sakral itu dikemas secara berbeda dengan mengusung konsep fashion entertainment, sehingga para tamu tidak hanya mengikuti prosesi syukuran, tetapi juga disuguhi beragam pertunjukan seni dan hiburan.

“Kami menebar sekitar 600 undangan untuk hadir pada acara ini,” ujar suami dari Rinto disela sela kepadatan menjamu para tamu undangan yang hadir.

Dari pantauan isknews.com, suasana di dalam Majesty Hall Hotel Griptha lebih menyerupai panggung fashion entertainment dibandingkan acara khitanan pada umumnya. Tepat di depan panggung utama terbentang lintasan catwalk yang menjadi pusat perhatian para tamu.

Model bergantian memperagakan koleksi busana terbaru rancangan Fashion Ar Rafi dengan dukungan tata cahaya, musik, visual, dan drama teatrikal yang membuat setiap penampilan terasa layaknya sebuah pergelaran mode profesional.

Konsep acara dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama mengangkat tema Royal Dutch Show dengan nuansa Eropa klasik, sedangkan sesi kedua menghadirkan konsep Korean Style yang dimodifikasi dengan sentuhan kebaya Indonesia. Seluruh koleksi yang diperagakan merupakan desain terbaru Fashion Ar Rafi.

“Yang pertama sesi pertama tema Belanda. Yang kedua sebenarnya Korean Style, tapi bajunya aku modifikasi dipadukan dengan kebaya. Kalau hiburannya dangdutan karena warga Kudus sukanya ambyaran,” katanya.

Kemegahan acara semakin terasa dengan kehadiran sekitar 20 artis ibu kota yang berasal dari kalangan aktor, aktris, penyanyi, hingga komedian. Di antaranya aktor Arya Saloka, Ikbal Fauzi, Fara Shakila, Faisal Chow, serta sejumlah pemeran sinetron dan film lainnya. Sementara panggung hiburan dimeriahkan oleh Rizky Ridho, Saipul Jamil, dan Elly Sugigi.

Kehadiran Arya Saloka dan Ikbal Fauzi menjadi magnet tersendiri. Saat keduanya berjalan di atas catwalk dan menyapa tamu undangan, ratusan telepon genggam langsung terangkat untuk mengabadikan momen tersebut. Tak sedikit tamu yang meninggalkan tempat duduk demi mendapatkan posisi terbaik untuk berfoto bersama para artis.

Dalam kesempatan itu, Farichah Hanim, Owner Hijab Ar Rafi Kudus sekaligus Ketua Komunitas Fashion Kudus (KFK), mengatakan para artis yang hadir bukan sekadar tamu undangan, melainkan sahabat yang telah dikenalnya sejak lama sehingga hubungan mereka sudah seperti keluarga.

“Karena circle aku. Jadi semuanya sudah seperti teman, sudah seperti anak, sudah seperti saudara,” ungkapnya.

Ia menuturkan, menghadirkan artis ibu kota dalam acara keluarga bukan kali pertama dilakukan. Tradisi tersebut telah berlangsung sejak penyelenggaraan acara anak pertamanya, jauh sebelum mengundang selebritas menjadi tren dalam pesta keluarga.

“Sudah dari anak pertama dulu. Sebelum banyak orang mengundang artis. Kalau sekarang mereka sudah seperti teman semua,” katanya.

Selain menjadi ajang silaturahmi keluarga, acara tersebut juga dimanfaatkan sebagai panggung untuk menampilkan karya-karya terbaru Fashion Ar Rafi melalui fashion show yang dipadukan dengan drama teatrikal.

Menurutnya, konsep itu dipilih agar karya busana dapat dinikmati masyarakat dengan cara yang lebih menarik.

Sebagai Ketua KFK, ia menilai perkembangan industri fashion di Kudus semakin menggembirakan. Banyak brand lokal baru bermunculan dengan kualitas yang terus meningkat sehingga mampu menciptakan persaingan yang sehat.

“Tren fashion di Kudus sekarang alhamdulillah banyak sekali brand baru yang berkembang. Mereka bisa bersaing sehat, perang karya. Saya justru salut karena semakin banyak orang-orang kreatif yang menginspirasi saya juga,” tuturnya.

Ia menambahkan, KFK tengah menyiapkan sebuah program besar yang akan diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kudus. Program tersebut diharapkan menjadi gebrakan baru untuk semakin memperkenalkan potensi industri fashion lokal kepada masyarakat luas.

“Planning nanti pas Hari Jadi Kudus. Tunggu saja gebrakannya, belum bisa saya kasih tahu sekarang,” pungkasnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.