Banjir, Demokrat Usul Pemkab Kudus Bangun Embung di Kawasan Langganan Terendam

oleh -416 Dilihat
Ketua DPC Partai Demokrat Kudus Mardijanto, Sekretaris Andrian Fernando, kader, Danramil Jati dan Kepala Desa JAti Wetan saat secara simbolis menerima bantuan sembako (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Banjir yang melanda disejumlah wilayah Kabupaten Kudus diperlukan solusi bersama yang intens dan serius. Mengingat kawasan banjir di kota kretek ini sebagian besar merupakan wilayah langganan yang seoalah tak pernah diupayakan pemecahan masalah dengan tuntas.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Kudus dari Partai Demokrat Andrian Fernando, menurutnya pihaknya pernah mengajukan usulan pembangunan embung di sejumlah wilayah banjir di Kudus.

“Usulan kami mengenai pembangunan embung itu pernah dibahas, namun entah mengapa kemudian tak ada lagi pembicaraan mengenai hal tersebut,” ujar sekretaris DPC Partai Demokrat disela-sela pemberian bantuan sembako di Posko pengungsi korban banjir di Balai Desa Jati Wetan, Jati, Kudus, Kamis (05/01/2022).

Polistisi muda itu mengaku pernah mendesak Pemkab Kudus segera merealisasikan rencana pembangunan embung di sejumlah lokasi yang jadi langganan bencana banjir.

“Karena keberadaan embung nantinya diharapkan bisa mereduksi banjir yang hampir setiap tahun melanda sejumlah wilayah Kabupaten Kudus, mereduksi banjir saat musim hujan dan akan bermanfaat untuk mengairi areal persawahan di saat musim kemarau,” kata Andrian yang hadir bersama ketua DPC Partai Demokrat Mardijanto, Caleg Dapil Jati Kota M Rochman Sulistyono dan sejumlah kadernya.

Meski begitu Andrian mengapresiasi langkah Pemkab Kudus yang dinilainya telah melaksanakan kerja tanggap bencana secara optimal dan baik.

“Apapun selaku stakeholder Pemkab Kudus kami mengapresiasi kinerja jajaran Pemkab dan strukturalnya yang telah bekerja dengan baik menghadapi bencana banjir bersama sejumlah relawan dan masyarakat,” terangnya.

Di Posko pengungsi tersebut, DPC Partai Demokrat menyerahkan sejumlah bantuan sembako berupa mie instan ke posko pengungsian balai desa Jatiwetan serta dapur umum Dukuh Tanggulangin.

”Ini kami lakukan secara swadaya. Kami iuran dan kami harapkan ini bisa sedikit meringankan beban para pengungsi,” kata Rochman.

Pemerintah daerah, sambung Andrian, memang sudah bekerja cukup baik dalam menangani banjir di wilayahnya. Namun ini semua masih perlu peran serta dari para stakeholder.

”Termasuk Demokrat yang akan ikut berupaya menanggulangi banjir kali ini semaksimal kami,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.