Baru Saja Usai Siswa SD Ini Sudah Tak Sabar Menanti Pengumuman Kelulusan, Kenapa Ya?

oleh -189 Dilihat

Kudus, isknews.com – Sebanyak 13.382 siswa Sekolah Dasar sederajat yang ada di Kabupaten Kudus telah selesai melaksanakan Ujian Sekolah (US) yang berlangsung selama tiga hari mulai Senin (16/5) hingga Rabu (18/5). Rata-rata para siswa mengaku optimistis bisa mendapat nilai bagus sesuai dengan target masing-masing.

image
Siswa SD 4 Hadiwarno Serius Mengerjakan Soal Ujian Sekolah di Hari Terakhir, Rabu (18/5)

Salah satunya seorang siswi SD 4 Hadiwarno Shifatun Nisa mengatakan, sangat yakin nanti pada saat nilai sudah keluar mendapatkan nilai yang bagus. “Terutama IPA soalnya mudah dikerjakan, hanya butuh waktu kurang dari setengah jam sudah selesai dikerjakan,” tuturnya.

Menurutnya, tiga mata pelajaran yang diujikan pada US tahun ini tidak begitu sulit, hanya saja dirinya mengaku di hari pertama mengerjakan soal Bahasa Indonesia kurang cukup waktunya. “Soal Bahasa Indonesia terlalu panjang, jadi butuh waktu cukup lama untuk mengerjakan. Seharusnya dibuat lebih pendek lagi soalnya agar tidak kehabisan waktu dalam mengerjakan soal,” kata Shifa pada isknews.com.

Hal itu diamini siswi lainnya Salma yang juga mengatakan hal sama, yakni soal US pada tahun ini cukup mudah. Baginya soal yang paling mudah adalah matematika. Dirinya bersama teman yang lain sangat optimistis mendapat nilai bagus pada US kali ini dan bisa melanjutkan di sekolah favorit.

“Kami sudah tidak sabar menanti diumumkannya hasil ujian sekolah ini, kami sangat yakin bisa mendapat nilai bagus dan membuat sekolah bangga sebagai hadiah terindah karena sudah mendidik kami selama enam tahun lamanya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SD 4 Hadiwarno Sunarman menuturkan, memang sebelum ujian sekolah dilaksanakan para siswa sudah dibekali dengan berbagai materi khusus. Tujuannya agar bisa lebih mudah dalam mengerjakan soal yang diujikan.

Selain itu, katanya, mereka juga dilatih kejujuran dalam mengerjakan soal. Dari awal pihaknya sudah melatih kepercayaan diri para siswa, agar tidak mencontek saat mengerjakan soal ujian. “Kalau siswa sudah memiliki kepercayaan diri yang tinggi, pasti tidak akan menyontek. Itu juga termasuk pendidikan karakter yang kami tanamkan sejak dini. Sehingga nanti pada saat mereka sudah besar bisa menjadi orang yang sukses,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :