Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Barokah Kelurahan Kalidoro, Kecamatan/Kabupaten Pati, gandeng ibu-ibu di daerahnya untuk mengikuti pelatihan pengolahan limbah dengan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Minggu (01/10/2017).
Uniknya, program tingkat nasional yang dihelat di 269 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi tersebut, juga mengajarkan masyarakat untuk bisa membuat barang bernilai ekonomi, dengan memanfaatkan sampah.
“Dengan program kotaku, kami mengajarkan cara membuat tas dan bunga dengan memanfaatkan limbah,” jelas Pengurus BKM Barokah Kelurahan Kalidoro, Ima disela-sela kegiatan itu.

Dipilihnya pembuatan tas dan bunga hias ini, lanjutnya juga sebagai cara untuk mengajarkan kepada ibu rumah tangga untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Mengingat, tas berbahan bekas bungkus kemasan ini mempunyai harga yang relatif tinggi di pasaran.
“Satu tas daur ulang ini harganya bisa mencapai Rp 100 – 250 ribu. Tentu saja, jika ini bisa ditekuni akan bisa menambah penghasilan bagi ibu rumah tangga,” bebernya kepada isknews.com.
Ditambahkan, program tersebut bertujuan untuk mencegah tumbuhnya wilayah kumuh di masyarakat. Maka dari itu, di pilihlah Kelurahan Kalidoro ini yang dianggap strategis demi mengkampanyekan program cinta lingkungan itu.

“Diharapkan dengan program ini, bisa mengurangi wilayah kumuh di Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, peserta pelatihan pengelolaan limbah, Ambar Werdiningrum mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan positif itu. Juga bisa mendapatkan keahlian tambahan membuat kerajinan dari bahan baku sampah.
“Selain bisa belajar membuat kerajinan, kami juga diajarkan bagaimana mengolah sampah dengan baik,” katanya. (Wr)











