Brimob Gadungan, Peradaya Janda ASN dan Bawa Kabur Mobil Brio Milik Korban

oleh -281 kali dibaca
Terasngka AA, Brimob Gadungan yang berhasil bawa kabur mobil milik janda ASN, saat dilakukan tanya jawab oleh Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama, Kamis 16/06/2022 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com –  AA (40), warga Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak dengan cara mengaku sebagai anggota Brimob Polda Jateng gadungan, berbekal Kartu identitas anggota dan sepucuk pistol air soft gun yang ia beli dari online shop, berhasil mendekati seorang janda dan membawa kabur mobil milik korban.

Wanita berinisial D (40) yang menjadi korban adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), warga Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang yang dia kenal sebelumnya melalui media sosial.

Menurut Kapolres Kudus, AKBP Wiraga Dimas Tama, pelaku yang sudah beristri ini mendekati korban dengan maksud agar bisa membawa harta bendanya.

“Saat perkenalan antara pelaku dan korban lewat media sosial, dia mengaku jadi salah satu anggota Brimob Polda Jateng, dengan membawa pistol dan dan kartu anggota serta mengaku bernama Ikhsan,” kata Kapolres dalam jumpa pers dengan awak media, Kamis (16/06/2022).

Lalu katanya, AA yang KTP palsunya juga tertulis bernama Ikhsan melakukan janji pertemuan tatap muka di wilayah Kudus.

“Akhirnya, tersangka dan korban singgah di Menara Kudus, katanya untuk menjalankan sholat disana,” jelas Wiraga.

Namun lanjutnya, usai menunaikan shalat, korban yang berniat untuk kembali lagi ke lokasi parkir mobilnya, mendapati mendapati mobil Honda brio warna merah miliknya sudah tidak ada tempat. Begitu juga batang hidung tersangka yang tak kunjung ada.

“Saat korban melakukan sholat itulah, tersangka bergegas menuju ke lokasi parkir mobil dan membawa kabur mobil Brio merah bernomor polisi K-9068-ND milik korban,” terangnya.

Dijelaskannya, tersangka berhasil membawa kabur mobil korban, karena kuncinya memang dibawa oleh tersangka.

“Sebelum ke masjid keduanya sempat berjalan-jalan dengan mobil itu, dengan tersangka sebagai pengemudinya, sehingga kunci masih dipegang oleh tersangka. Tak hanya mobil korban yang dibawa kabur, dua buah HP milik korban yang ada di dalam mobil juga turut serta,” kata dia.

Atas tindakan penipuan yang dilakukan, AA dijerat dengan pasal 372 KUHP dengan hukuman pidana maksimal empat tahun.

“Polisi berhasil mengamankan pelaku di Demak dengan barang bukti, Honda Brio, dua buah HP, kartu anggota Brimob dan pistol,” jelasnya.

Tak lupa, AKBP Wiraga mengimbau kepada seluruh masyarakat jangan mudah percaya dengan pekenalan sebagai aparat TNI atau Polri serta ASN.

“Saya sampaikan kepada masyarakat jangan mudah percaya, upaya penipuan atau perkenalan sebagai aparat baik itu TNI atau polri, atau ASN- ASN lain, kami harapkan untuk mengecek Instasi terdekat. Misalnya ke Polsek terdekat, untuk memastikan keasliannya,” ungkapnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.