Caleg di Kudus Divonis 3 Bulan Penjara Atas Pidana Pemilu

oleh -2,236 kali dibaca
Foto: Dok. Bawaslu Kudus

Kudus, isknews.com – Pemilu 2024 telah usai dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024. Akan tetapi masih menyisakan persoalan, salah satunya proses pidana pemilu yang ditangani Bawaslu Kudus dengan jajaran Sentra Gakkumdu membuahkan hasil.

Pengadilan Negeri Kudus menjatuhkan hukuman 3 bulan penjara terhadap calon anggota DPRD Kabupaten/Kota dari Partai Demokrat Dapil 2 Kudus, berinisial M dalam kasus dugaan tindak pidana pemilu.

Terdakwa terbukti melanggar Pasal 523 ayat (1) junto Pasal 280 ayat (1) huruf j Undang-undang 7 tahun 2017 tentang Pemilu, yang menjanjikan barang dan atau materi lainnya melalui media bahan dan alat peraga kampanye pada masa kampanye pemilu 2024.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa M berupa pidana kurungan selama tiga bulan penjara dengan masa percobaan enam bulan dan membayar denda Rp. 10 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan satu bulan,” tegas Majelis Hakim yang diketuai oleh Ketua Pengadilan Negeri Kudus, Wiyanto saat membacakan putusan dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Kudus, Senin (1/4/2024) pukul 15.30 WIB.

Vonis tiga bulan penjara tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut enam bulan penjara.

Usai dibacakan putusan, Majelis Hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyatakan banding.

Ditemui terpisah, Ketua Bawaslu Kudus, Moh Wahibul Minan mengatakan putusan tersebut dapat dijadikan contoh agar kedepannya tidak ada lagi kasus pidana pemilu di Kabupaten Kudus baik dikarenakan ketidakpahaman aturan peserta pemilu maupun karena hal-hal yang lain.

Perlu diketahui, kasus pidana pemilu di Kudus ini merupakan kasus pertama kali yang terjadi selama pelaksanaan tahapan pemilu 2024. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :