Cegah Abrasi Arus Sungai Dawe, Warga Ngembal Kulon Kerja Bakti Perkuat Bibir Tanggul

oleh -447 kali dibaca
Peserta keja bakti Desa Ngembal Kulon saat menata sak-sak kantong pasir penahan tanggul sungai Dawe (Foto: istimewa/Khanafi)

Kudus, isknews.com – Untuk mencegah abrasi tanah Tanggul, Warga RT 03 dan 04 RW 04 Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kudus pagi ini melaksanakan kerja bakti bersama memperbaiki salah satu blok tanggul aliran Sungai Dawe yang melintas di wilayahnya.

Kerja bakti dipimpin oleh Kepala Desa (Kades) Ngembal Kulon Moch Kanafi, Perangkat Desa, KST, anggota BPD, para ketua RT setempat, Karang Taruna dan warga. Hadir pula dalam giat tersebut Camat Jati Fiza Akbar, Wakil PSDA, TNI dan Polri.

Menurut Kades Ngembal Kulon Khanafi, kerja bakti dilaksanakan oleh warganya sejak pukul 07.00 pagi dengan target utamanya untuk membangun penguatan bibir tebing tanggul Sungai Dawe yang berada di lokasi RT 04 RW 04 tepatnya tak jauh dari Mushola Baitur Rohman.

“Kondisi tanggul di kawasan ini memang berpotensi seringkali mudah terkikis dan berpotensi runtuh apabila arus sungai dawe mengalir deras akibat hujan deras dari kawasan atas. Untuk itu hari ini kami lakukan perbaikan untuk berjaga apabila curah hujan tinggi dengan memasang penahan sementara menggunakan bilah-bilah bambu, kepang dan sak-sak pasir,” kata Khanafi, Minggu (06/03/2022).

Sejumlah warga Ngembal Kulon saat kerja bakti meperkuat tanggul dengan timbunan tanah wadas (Foto: istimewa/Khanafi)

Khanafi juga menjelaskan, budaya kerja bakti atau gotong royong hingga kini masih terjaga di lingkungan masyarakat Ngembal Kulon. Wujudnya hari ini warga bersedia gotong royong menguatkan dan membuat penahaan dari Bambu.

“Upaya memperkuat penahan tanggul juga kami lakukan dengan menyusun sak-sak yang berisi tanah padas bantuan dari Dinas PUPR Kudus di lokasi tersebut,” ujarnya.

Tak hanya di satu lokasi saja kata dia, penguatan tanggul juga pihaknya lakukan pada salah satu titik lokasi tanggul yang paling dekat dengan rumah-rumah warga.

“Untuk antisipasi agar limpasan air sungai tidak meluap ke pemukiman warga yang berpotensi terjadi akibat tanggul terkikis oleh aliran sungai saat arus tinggi, seperti pernah terjadi beberapa waktu sebelumnya,” tuturnya.

Dia berterimakasih kepada seluruh warganya, Camat, BPSDA dan PUPR Kudus serta berharap ada upaya peningkatan kualitas pembangnan tanggul yang lebih permanen kepada pihak terkait. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.