Cegah Klaster Covid-19, Dinas Kesehatan Kudus Swab Siswa dan Guru

oleh -936 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus dalam hal ini dinas kesehatan kabupaten (DKK) menggelar tes swab antigen kepada siswa SD dan SMP selama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Tindakan tersebut merupakan pencegahan agar sekolah tidak terjadi klaster penyebaran Covid-19 di Kudus

dr. Novita Indra Sari, Kepala UPT Puskesmas Ba mengatakan bahwa kegiatan tes swab sebagai bentuk deteksi dini kluster Covid-19 di sekolah. Swab dilakukan secara bertahap selama tiga hari.

“Kita lakukan swab antigen di dua SMP Negeri dan 3 MTs swasta di Kecamatan Bae. Total keseluruhan ada sekitar 2.000 peserta,” ujarnya Sabtu (25/9/2021).

Dikatakannya, Kegiatan swab antigen pertama kali dilakukan di SMP 1 Bae pada Kamis (23/9/2021), jumlah 768 orang yang terdiri dari siswa, guru, staf, OB, hingga penjaga kantin sekolah.

Swab antigen tahap dua di SMP 2 Bae (793 peserta), swab antigen tahap tiga di tiga MTs di Bae, yakni MTs Tahfidz Mahad Yasin, MTs NU Khoiriyah dan MTs NU Raudhatus Shibyan.

“Kita screening di tiga MTs, dengan jumlah total peserta swab antigen hari ini sekitar 500 orang,” katanya.

dr. Novita mengatakan jika hasilnya negatif semuanya. Ia menilai jika ha tersebut sebagai indikator pelaksanaan pembelajaran tatap muka di wilayahnya telah berjalan dengan baik dengan protokol kesehatan ketat.

“Ini sebagai salah satu bukti kalau Kudus layak menyandang predikat Level 2,” tandasnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :