Cukup, Kebutuhan Hewan Kurban Di Kabupaten Kudus

oleh -1,147 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Permintaan yang tinggi akan kebutuhan hewan Kurban baik itu, Kerbau, sapi dan kambing di wilayah Kabupaten Kudus menjelang Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1438 Hijriyah mendatang, Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Pemkab Kudus memastikan pasokan hewan kurban di kabupaten Kudus sudah mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kepala Distanpangan Kudus, Catur Sulistiyanto melalui Kepala Bidang peternakan Sa’diyah, menyampaikan, “Insya Allah mencukupi karena populasi sapi potong di Kudus sekitar 8 ribu ekor, sedangkan kambing sekitar 200 ribu ekor serta kerbau 5000-an ekor. Sehingga dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat saat Idul Adha ,” ujarnya, jumat (04/08/17).

Bahkan peternak di sejumlah wilayah Kabupaten Kudus telah menyiapkan pasokan hewan kurban terutama sapi. “Masyarakat saat ini memang masih banyak yang kurban kerbau, namun belakangn cenderung memilih sapi untuk dijadikan hewan kurban karena daging yang dibagikan bisa lebih banyak,” ujarnya.

“Sekarang masyarakat bisa memilih iuran tujuh orang untuk membeli seekor sapi untuk kurban daripada kambing,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya telah menyiapkan tim pemantau kesehatan hewan kurban yang akan diterjunkan menjelang Hari Raya Idul Adha hingga saat pemotongan hewan kurban.

Dalam hal ini, tim akan mendatangi pasar hewan, kandang milik peternak, maupun tempat-tempat penjualan hewan kurban.

“Pemeriksaan meliputi `antemortem` atau sebelum hewan dipotong dan `postmortem` atau setelah hewan dipotong. Kami ingin memastikan hewan kurban itu sehat, memenuhi syarat kurban, dan bebas dari penyakit,” katanya.

Sidi Pramono, Kasie Produksi dan Kesehatan Hewan, menambahkan bila berdasarkan informasi dari para mantri hewan di wilayah kecamatan masing-masing saat ini sudah mulai berdatangan hewan kurban dari luar kota.

“ Yang mendatangkan ini ada yang peternak, ada juga pedagang hewan khusus menghadapi Idul Adha. Orang-orangnya ya itu-itu saja. Jadi kita akan mudah melakukan pemantauan kondisi hewan ternaknya. Secara personal para mantri hewan sudah melakukan sosialisasi agar hewan kurban dagangannya memenuhi standar aturan dan bebas penyakit ,” kata Sidi Pramono.

Khusus untuk kerbau tahun ini diperkirakan bertambah karena di wilayah Kudus sebelah barat masih menghormati tradisi tidak memotong sapi.

” Selama ini memang di Kudus kulon lebih mudah menjual Kerbau  dan kambing dibandingkan sapi. Kalau kerbau yang berasal dari peternak di wilayah Kudus sendiri kita sudah yakin aman karena selalu dilakukan pemantauan ,” terangnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.