Pastikan Layak Konsumsi, Bidang Peternakan Periksa Daging Hewan Kurban

oleh

 

Kudus, ISKNEWS.COM – Usai dilakukan sidak binatang ternak sehat di pasar hewan dan kandang ternak beberapa saat sebelumnya, Sidi Pramono Kasie Produksi dan Kesehatan Hewan Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, bersama jajaran petugasnya Bidang Peternakan melakukan pemeriksaan daging hewan kurban di masyarakat.

“Tujuannya untuk memastikan daging kurban aman dikonsumsi masyarakat dan memastikan bahwa daging hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2018 ini insyalloh baik dan sehat serta aman dikonsumsi. Kita lakukan pemeriksaan langsung ke lokasi-lokasi penyembelihan,” ungkap Sidi Pramono, disela-sela pemeriksaan hewan kurban di kawasan gedung JHK Kudus, Rabu (22/08/2018).

TRENDING :  Siap-siap, Hari Ini Kudus Alami Hari Tanpa Bayangan

Lokasi pemeriksaan dilakukan pada sebelas lokasi penyembelihan. Pelayanan pemeriksaan daging hewan kurban dilaksanakan pada hari kedua dan ketiga.
“Mayoritas lokasi yang kita periksa di masjid-masjid yang sudah mengajukan surat permohonan untuk diperiksa. Ada juga sekolah dan juga JHK Kudus. Tempat lainnya meski tidak mengajukan surat tetapi kita lalui juga dilakukan pemeriksaan. Untuk masjid Agung kita lakukan besok karena penyembelihan dilaksanakan hari kamis. Namun, sore ini juga kita lakukan pemeriksaan. Sebab prosedurnya adalah pemeriksaan post mortem dan ante-mortem. Maksutnya sebelum dan sesudah penyembelihan,” terangnya.

TRENDING :  Cukup, Kebutuhan Hewan Kurban Di Kabupaten Kudus

Pada hari pertama ini mayoritas daging hewan kurban kualitas baik dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Petugas hanya menemukan hewan kurban yang mengandung cacing hati di kecamatan Jati. Sehingga direkomendasikan agar segera dimusnahkan atau tidak dibagikan ke masyarakat.

TRENDING :  PT.Semen Gresik Bagikan Puluhan Hewan Kurban

“Dagingnya sehat dan aman, hanya hati yang terdapat cacing hati itu saja yang dibuang untuk dimusnahkan. Sebab bahaya kalau dikonsumsi masyarakat. Jadi secara umum pada hari pertama ini pemeriksaan dan pemantauan daging hewan kurban dipastikan aman,” imbuhnya. (NNC/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :