Momentum Hari Kartini, Perempuan Kudus Diharapkan Kian Aktif dan Inovatif

oleh -7 Dilihat
Foto bersama setelah apel, Hari Kartini di Pendopo kabupaten Kudus. (Foto : Diskominfo Kudus)

Kudus, isknews.com – Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Kudus menjadi momentum untuk mendorong perempuan semakin aktif dan inovatif dalam berbagai bidang. Hal ini disampaikan dalam Apel Peringatan Hari Kartini yang digelar di halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (21/4/2026).

Apel tersebut dihadiri Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, jajaran Forkopimda, serta Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati bertindak sebagai pembina apel sekaligus membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya kesetaraan gender, akses pendidikan, kepemimpinan perempuan, serta layanan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton mengucapkan Selamat Hari Kartini kepada seluruh perempuan, sekaligus mengajak untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan Kabupaten Kudus.

Melalui peringatan ini, kami berharap perempuan semakin semangat untuk berkarya dan berkontribusi. Perempuan harus terus hadir dalam berbagai sektor pembangunan tanpa terhalang batasan gender,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara peran publik dan keluarga. Perempuan, kata dia, tetap memiliki peran penting dalam membangun keharmonisan keluarga di tengah aktivitasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris menilai peringatan Hari Kartini tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi pengingat untuk melanjutkan perjuangan R.A. Kartini di era modern.

Semangat Kartini harus terus kita hidupkan. Perempuan saat ini dituntut mampu berperan di berbagai bidang, baik sosial, ekonomi, maupun pendidikan,” tuturnya.

Endhah menambahkan, penggunaan kebaya dalam peringatan tersebut juga menjadi bagian dari pelestarian budaya sekaligus memperkuat identitas perempuan Indonesia.

Usai apel, Bupati Kudus bersama rombongan meninjau stand layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta memberikan dukungan kepada pelaku UMKM di bawah naungan Dekranasda. Dukungan tersebut diwujudkan dengan membeli dan mempromosikan produk lokal sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :