Kudus, isknews.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Noor Yasin bersama Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Bergas C. Penanggungan menggelar acara kegiatan rapat koordinasi antisipasi musim hujan periode tahun 2017 – 2018 di Kabupaten Kudus , di Aula Kantor BPBD Kudus, Kamis (30/11/17).
Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan Agus Budi Satrio , Wakapolres Kompol M. Ridwan, Pasintel Kodim 0722 Kudus Kapten Inf Ibnu Latifur Rahman, para kepala OPD dan para Camat se Kabupaten Kudus.
Pembahasan ancaman Bencana Alam di Kabupaten Kudus serta antisipasi terkait kejadian bencana alam di Kudus yang disebabkan oleh perubahan cuaca khususnya curah hujan yang tinggi.
Dalam kesempatan tersebut Noor Yasin menyampaikan mengenai Instruksi gubernur Jateng untuk melaksanakan penanggulangan bencana (PB) di seluruh wilayah Jateng terhadap seluruh ancaman bencana yang mengancam dan menyebabkan kehilangan jiwa , harta benda serta kerusakan infrastruktur vital mulai dari status siaga darurat, tanggap darurat , dan transisi darurat ke pemulihan dini.
” Kita harus mewapadai dan segera melaksanakan kolaborasi, koordinasi dan kerjasama untuk penanganan gawat darurat bencana, meningkatkan peran serta masyarakat dan dunia usaha untuk kegiatan penanganan darurat bencana serta perlunya meningkatkan kesiapan dan antisipasi ancaman banjir dan tanah longsor pada musim penghujan periode 2017 / 2018.” terangnya.
Penetapan status bencana dapat di laksanakan apabila ada laporan dari masyarakat kemudian dilaporkan kepada kepala desa dan diteruskan kepada camat kemudian camat melaporkan kepada Bupati.
” Fungsi masing masing OPD terkait sesuai porsinya masing-masing Kodim memberikan bantuan personil dan alat penanganan evakuasi, Polres memberikan bantuan personil dan alat penanganan atau evakuasi, Asisten Pemerintahan sebagai pengarah dan Camat memberikan himbauan, bina dan arahkan masyarakat saat pencegahan, ” ujarnya.
Ditambahkannya , “Sebagai IC (Insiden commander), Sebagai satgas PB Kecamatan dan Desa. Kepala dinas sosial menyiapkan personil dan dapur umum. Kadinas PKPLH menyiapkan personil alat Sarpras , Personil dan alat Sarpras Huntara, personil dala (Damage and loss asesment),” tambahnya.
Nantinya Kadishub menyiapkan transportasi mobilisasi dan atur lalulintas, Kadis Pertanian menyiapkan personil menghitung kerugian pertanian, Kadis Dikpora menjamin kelangsungan pendidikan anak sekolah, Kadis Kesehatan melaksanakan pemenuhan kebutuhan kesehatan .
Kadis PUPR melaksanakan pemenuhan kebutuhan alat berat esvalator dan crane serta operator siaga, Kadis PMD melaksanakan pengarah desa dalam pemenuhan kebutuhan, penanganan bencana desa, RAPBDes, desa tanggap bencana.
Kadis perdagangan melaksanakan pemenuhan kebutuhan dasar dapur umum, Kadis Kominfo sebagai Humas Kebencanaan. Kepala dinas Perinkop dan UMKM CSR dunia usaha. Kasatpol PP memberikan bantuan personil alat dalam penanganan bencana.
Kepala balai PSDA Serang Lusi Juana menyiapkan personil, alat dan bahan penanganan darurat tanggul (Karung plastik dan tanah uruk.
Direktur RSUD Lukmono Hadi melaksanakan penanganan darurat 119, pemenuhan kebutuhan penanganan medis korban bencana, PMI memberikan bantuan personil dan alat dalam penanganan bencana, penyiapan dapur umum, pemenuhan kebutuhan penanganan medis. (YM)










