Demi Pesta Rakyat Jateng, Puluhan Lapak PKL Jadi “Korban”

oleh -1,480 kali dibaca
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Gelaran Pesta Rakyat Jateng akan digelar di Jepara, akhir pekan ini. Berbagai persiapan tentu dilakukan agar hajatan ini bisa berlangsung baik. Tak terkecuali yakni keberadaan lapak PKL di beberapa titik yang harus rela jadi “korban” demi acara pesta rakyat ini. Sebanyak puluhan lapak PKL ditertibkan oleh Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Kamis (24/8/2017).
 
Puluhan lapak PKL yang ditertibkan yakni yang berada di sekitaran Pasar Jepara Satu (Pasar Ratu) dan pusat kuliner Shoping Centre Jepara (SCJ). Selain karena terus membandel, area tersebut sengaja dirapikan untuk keperluan acara Pesta Rakyat dalam rangka Hari Jadi Provinsi Jateng ke-67.
 
Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Jepara dan Pemadam Kebakaran Anwar Sadat menjelaskan, Pasar Ratu maupun SCJ nantinya akan dijadikan salah satu jalur dalam sejumlah agenda di Pesta Rakyat Jateng. Ini menjadi alasan lain selain memang menegakkan Perda yang ada. Di Pasar Ratu, aparat penegak Perda melakukan penyitaan sejumlah lapak yang didominasi lapak buah. Lapak-lapak yang hanya dibuat berdagang saat malam hari tersebut ditinggalkan begitu saja oleh pedagang di pinggir jalan atau di tepi Pasar Ratu. Hal itu membuat pemandangan kurang sedap tak rapi.
 
“Lapak-lapak yang disita ini merupakan milik para pedagang yang berjualan di malam hari dan ditinggalkan begitu saja tidak dirapikan,” katanya, Kamis (24/8/2017).
 
Hal yang sama ditemukan di SCJ. Sadat membeberkan, ada sekitar 15 lapak yang mayoritas lapak penjual makanan itu ditinggalkan begitu saja di area pusat kuliner tersebut. Padahal aturannya, lapak turut dibawa pulang usai aktivitas perdagangan selesai. “Pemilik lapak bisa mengambil lapak yang kami sita tiga hari lagi,” tegasnya. (ZA)
KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.