Diduga Rem Blong, Truk Hino Picu Tabrakan Beruntun 7 Kendaraan di Kudus

oleh -156 Dilihat
Olah TKP kecelakaan beruntun di Jalan Lingkar Timur, Desa Tanjungkarang, Kudus, oleh Polres Kudus. (Foto: Dok. Istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Jalan Lingkar Timur, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (22/10/2026). Dua orang mengalami luka-luka dalam insiden yang diduga dipicu truk Hino mengalami rem blong. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp80 juta.

Kecelakaan bermula saat truk Hino melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, truk tersebut diduga mengalami gangguan pengereman hingga menabrak truk dump berwarna hijau di depannya.

Benturan tersebut membuat truk dump hijau terdorong ke depan dan menabrak truk dump berwarna kuning. Tabrakan kemudian melibatkan empat kendaraan lainnya, yakni Toyota Avanza, mobil pikap Daihatsu, Isuzu Traga, dan satu truk yang belum diketahui identitasnya.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk Hino, Endang Dwi Cahyono, mengalami patah tulang kaki kiri. Sementara itu, pengemudi truk dump hijau, Kandik, mengalami cedera pada kaki kanan.

Kedua korban dibawa ke RS Mardi Rahayu Kudus untuk mendapatkan perawatan medis. Tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka berat yang dilaporkan.

Kondisi mobil Avanza yang terlibat dalam kecelakaan beruntun di Jalan Lingkar Timur, Desa Tanjungkarang, Kudus. (Foto: Dok. Istimewa)

Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasat Lantas Polres Kudus AKP Aulia Dwi Maha Putri mengatakan, petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan.

“Petugas langsung mendatangi dan melakukan penanganan di lokasi kejadian. Kami melakukan olah TKP, mendata pengemudi, korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Aulia.

Ia menambahkan, petugas juga langsung menerbitkan Laporan Polisi (LP) di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan agar proses administrasi penanganan perkara dapat segera berjalan tanpa harus menunggu pelapor datang ke kantor polisi.

“Ini merupakan bagian dari upaya kami memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat. Petugas hadir langsung di TKP untuk melakukan penanganan, pendataan, dan proses administrasi sesuai prosedur,” imbuhnya.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut, termasuk dugaan gangguan pengereman pada truk Hino. Pengendara diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, terutama sistem pengereman, sebelum bepergian demi mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas. (NB/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.