Kudus, isknews.com – Sejumlah perwakilan pengurus olah raga kabupaten (Pengkab) yang mengaku menyuarakan tuntutan sebanyak 28 Pengkab cabang olah raga di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus, mendesak agar Plt Ketua Umum dan Pengurus KONI segera menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) dalam waktu segera.
Menurutnya dengan segera digelarnya Musorkab KONI makan akan diperoleh ketua yang definitif sehingga pelaksanaan program kerja KONI kedepan berjalan normal dan dapat segera melakukan pengawalan terkait anggaran yang akan dibutuhkan oleh KONI di tahun 2024 kedepan.
Ketua Pengkab Kock Boxing Blegoh Alun Sadayu yang menginisiasi gerakan ini mengatakan, bahwa kinerja Pelaksana Tugas ketua KONI yang saat ini dibawah Bambang Suliadi dinilai lamban dan tidak ada upaya serius untuk segera menggelar Musorkab.
“Sementara dalam upaya menyusun rencana kerja dan penganggaran KONI di tahun 2024 posisinya sudah dikejar waktu. Bayangkan bila penyusunan rencana anggaran untuk APBD Murni 2024 itu terakhir di bulan November tahun ini, sedangkan pengurus definitif belum terbentuk, maka siapa yang akan melakukan pengawalan dalam penyusunan anggaran kegiatan kita tahun depan nanti,” ungkapnya, Sabtu (21/10.2023) petang.
Alun Sadayu menyebut, saat ini sudah ada 28 pengkab yang menandatangani pernyataan sikap mendesak agar segera melakukan Musorkab. Disebutnya desakan untuk segera menggelar Musorkab murni untuk kepentingan kinerja organisasi kedepan. Pihaknya pun memberikan batasan waktu respon hingga Senin (23/10/2023) lusa.
“Tak ada motif apapun selain itu, apalagi ada pihak-pihak yang menunggangi untuk keinginan menjadi ketua KONI misalnya. Kalau senin belum ada reaksi, Selasa (24/10/2023) kita ke (KONI) Provinsi Jawa Tengah untuk meminta petunjuk bagaimana kelanjutannya, karena Musorkab itu kan memerlukan waktu juga, kira-kira 21 hari,” katanya, Sabtu (21/10/2023).
Blegooh merasa bahwa selama ini, Plt Ketua Umum dan Pengurus KONI Kudus terkesan mengulur-ulur waktu dalam rencana pelaksanaan Musorkab. Hal itu dinilai akan berdampak pada nasib anggaran KONI Kudus untuk Tahun 2024.
“Karena pembahasan anggaran di dok selesai November, lah itu kalau sampai Musorkab tidak terjadi kan tidak bakalan terpilih ketua dan pengurus definitif yang bertanggungjawab anggaran 2024 nanti. Yang kita harapkan bisa mengawal anggaran 2024,” terangnya.
Pihaknya mengaku sudah berulang kali melakukan upaya audiensi dengan Plt Ketua Umum dan Pengurus KONI, namun hasil yang didapatkan masih belum jelas. Alasan yang diberikan pun juga tidak jelas dan terkesan mengulur-ulur waktu.
“Jadi alasan Plt Ketua itu selalu menunggu wakil ketua 2, padahal kemarin wakil ketua 2 sedang umrah. Timingnya kayak ada unsur kesengajaan (agar molor). Banyak hal, yang harusnya plt segera bertindak,” kata Ketua Pengkab Kix boxing Indonesia Kabupaten Kudus itu.
Lebih banjut, Blegooh membeberkan bahwa pihaknya sudah diminta dari KONI Jawa Tengah untuk segera melakukan Musorkab. Pihaknya pun berharap agar Plt Ketua Umum dan Pengurus KONI Kudus bisa segera melalukan Musorkab demi kelangsungan nasib olahraga di Kabupaten Kudus. (YM/YM)









