Dino Terpilih Pimpin KADIN Kudus, Siap Jembatani UMKM dan Pemerintah

oleh -1.348 kali dibaca
Safrul Kamaludin Ketua KADIN Kabupaten Kudus terpilih periode 2021-2026 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Safrul Kamaludin atau yang akrab disapa Dino terpilih menjadi ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kudus untuk periode 2021-2026. Dino yang sebelumnya sempat menjadi caretaker Kadin selama 4 bulan tersebut pada musyawarah kabupaten (muskab) di Warung Kudusan dipilih secara aklamasi oleh para anggota yang hadir pada kesempatan tersebut, Kamis (02/12/2021).

Pemilihan tersebut dihadiri oleh perwakilan pengurus dan anggota Kadin Kudus, Apindo, Hipmi, Pusaka, pengusaha UMKM serta perwakilan dari sejumlah asosiasi pengusaha lainnya. Tercatat, untuk saat ini total anggota Kadin Kudus yakni ada sekitar 50 sampai 60 orang.

Safrul Kamaludin mengatakan, Kadin Kudus siap untuk bersinergi dengan pemerintah. Baik itu pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten setempat. Pihaknya pun mengaku akan mendorong sinergitas antara para pelaku UMKM dengan pemerintah.

“Kami ingin Kadin Kudus bisa terus sejalan dengan pemerintah kabupaten setempat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program kerja Kadin Kudus kedepannya yakni ingin mengupayakan produk-produk UMKM supaya bisa dikenal luas. Pihaknya akan menjembatani antara para pelaku usaha dengan pemerintah agar bisa ada sinergitas untuk memajukan produk-produk UMKM yang ada di Kudus.

Pihaknya mengaku, akan membantu menggalakkan promosi untuk produk-produk UMKM supaya semakin dikenal. Apalagi, lanjut Safrul, saat ini sudah era digital. Sehingga promosi produk ke luar-luar daerah bisa semakin mudah dilakukan.

“Kami akan membantu menjembatani agar pasar pelaku usaha di Kudus bisa semakin luas. Bukan hanya di lokal sini saja, tetapi juga nasional hingga internasional,” imbuhnya.

Suasana Muskab KADIN Kudus di ruang rapat Warung Kudusan Kudus (Foto: YM)

Menurutnya, pemda setempat bersama para pengusaha harus terus bersinergi supaya produk-produk UMKM bisa semakin berkembang. Ia mengaku akan merangkul seluruh elemen pengusaha secara maksimal. Baik itu pelaku usaha kecil, menengah maupun usaha besar.

Hal ini supaya koordinasi untuk mengembangkan produk UMKM bisa semakin dikembangkan. Pihaknya mengatakan, akan membantu pelaku usaha yang masih kesulitan untuk memasarkan produknya.

“Pengusaha mau bagaimanapun harus mengikuti regulasi dari pemda. Sehingga sinergitas ini perlu dilakukan supaya bisa berjalan seimbang. Kami ingin seluruh pelaku usaha bisa aktif dan bangkit lagi setelah adanya pandemi,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.