Dishub Kudus Akui Perbaikan LPJU Sempat Terkendala Servis Skylift, Layanan Kini Kembali Normal

oleh -23 Dilihat
Perbaikan LPJU di Proliman Tanjung karang. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com — Penanganan aduan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kabupaten Kudus sempat mengalami keterlambatan pada awal April 2026. Hal tersebut disebabkan armada truk skylift milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus sedang menjalani proses perbaikan.

Kepala Seksi (Kasi) Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kudus, Sulistyo Satriawan, menjelaskan bahwa kendaraan operasional tersebut baru selesai diservis pada pekan lalu sehingga kegiatan perbaikan jaringan atas LPJU sempat tertunda.

Alhamdulillah minggu kemarin truk skylift sudah selesai perbaikan dan sudah melakukan perbaikan untuk penanganan jaringan atas, khususnya konsleting sesuai dengan laporan masyarakat kemarin,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (30/4/2026).

Ia menegaskan, selama proses servis berlangsung, tim Dishub tetap melakukan pengecekan lapangan untuk penanganan jaringan bawah LPJU agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Sulistyo juga menepis anggapan bahwa Dishub mengabaikan laporan masyarakat terkait lampu jalan yang mati. Menurutnya, setiap aduan yang masuk tetap ditindaklanjuti meskipun tidak semuanya dapat diperbaiki secara langsung.

Setiap aduan warga tetap kami tindak lanjuti. Tim selalu turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan, meskipun memang tidak semua bisa langsung diperbaiki secara tuntas,” ujarnya saat ditemui, Selasa (28/4/2026).

Sepanjang Januari hingga April 2026, Dishub Kudus telah menangani ratusan aduan LPJU dari masyarakat. Saat ini tercatat sekitar 6.932 titik LPJU tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kudus yang terus dipantau kondisinya secara berkala.

Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, Dishub menyiagakan empat tim Saber PJU yang bekerja setiap hari dalam beberapa shift, mulai pagi, sore hingga malam.

Menanggapi adanya anggapan bahwa pelayanan tidak optimal, kami tetap melakukan evaluasi dan inovasi terhadap penanganan gangguan LPJU tersebut,” jelasnya.

Dishub Kudus juga mengimbau masyarakat agar terus melaporkan kondisi LPJU yang bermasalah melalui kanal resmi seperti Wadul Bupati, Sipterang, maupun Sipujaanku. Laporan yang disertai lokasi dan dokumentasi dinilai akan mempercepat proses penanganan.

Selain itu, laporan yang disampaikan melalui media sosial juga tetap dijadwalkan untuk ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

Kami juga berterima kasih kepada masyarakat dan rekan media yang selalu aktif menginformasikan lokasi dan kondisi LPJU yang mati,” katanya.

Ke depan, Dishub Kudus juga telah mengusulkan penambahan armada truk skylift guna meningkatkan kecepatan penanganan gangguan LPJU di berbagai wilayah.

Harapannya dengan tambahan armada, penanganan gangguan LPJU bisa semakin cepat dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal,” tutup Sulistyo. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :