Duel Krusial! Persiku Kudus vs Persekat Tegal, Penentu Nasib di Liga 2

oleh -164 Dilihat
oleh
Alfiat, Head Coach Persiku Kudus saat konferensi pers sebelum pertandingan, Senin (24/2/2025).(Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Persiku Kudus akan menjalani laga hidup mati menghadapi Persekat Tegal dalam lanjutan babak play-off degradasi Liga 2 musim 2023/2024.

Pertandingan yang digelar di Stadion Wergu Wetan Kudus pada Selasa, 25 Februari 2025 sore ini akan menjadi penentu nasib Laskar Macan Muria di kasta kedua sepak bola Indonesia.

Bermain di kandang sendiri, Persiku Kudus harus memanfaatkan kesempatan ini untuk meraih kemenangan dan mengamankan tiga poin penuh.

Jika gagal, tim asuhan Coach Alfiat terancam turun ke Liga 3 musim depan.

Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Senin (24/2/2025), Head Coach Persiku Kudus, Alfiat, menegaskan pentingnya laga ini bagi timnya. Ia meminta anak asuhnya untuk bermain habis-habisan dan memberikan segalanya demi mempertahankan posisi Persiku di Liga 2.

“Saya tekankan kepada semua pemain agar besok sore all out, harus kerja keras, karena kita di sini berjuang bersama untuk Persiku tetap bertahan di Liga 2,” ujar Alfiat.

Untuk menghadapi Persekat Tegal, Coach Alfiat telah menyiapkan sejumlah strategi dan taktik. Ia mengakui ada beberapa evaluasi di lini serang yang harus diperbaiki untuk meningkatkan efektivitas permainan timnya.

“Ada sedikit perubahan satu dua pemain. Lini pertahanan tetap, kita otak-atik di lini depan agar lebih tajam,” jelasnya.

Meski begitu, ia memastikan seluruh pemain dalam kondisi prima dan siap berlaga. Tidak ada yang mengalami cedera atau terkena akumulasi kartu, sehingga bisa tampil dengan kekuatan penuh.

Sementara itu, pemain Persiku, Antoni Putra, menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya akan menjalankan instruksi pelatih dengan sebaik mungkin. Ia berharap timnya mampu tampil maksimal dan mengamankan tiga poin krusial di laga ini.

“Semua pemain siap melakukan instruksi pelatih, semoga besok dapat hasil maksimal tiga poin,” ucapnya.

Di sisi lain, meski Persekat Tegal sudah dipastikan bertahan di Liga 2, mereka tetap berjanji akan bermain dengan penuh profesionalisme.

Head Coach Persekat, I Putu Gede Suwi Santoso, menegaskan bahwa timnya tetap akan memberikan perlawanan serius kepada Persiku Kudus.

“Harus profesional, kalau gak fokus, gak profesional dampaknya bahaya. Kalau menang, menang terhormat, dan kalau kalah, kalah terhormat. Jangan sampai mencederai profesionalitas,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kemungkinan memberikan kesempatan kepada pemain yang selama ini minim jam terbang, tergantung pada kondisi tim menjelang pertandingan.

Saat ini, klasemen sementara grup J babak play-off degradasi Liga 2 menempatkan Persekat Tegal di posisi pertama dengan 13 poin dari tujuh pertandingan, diikuti oleh Persiku Kudus yang juga mengoleksi 13 poin.

Posisi ketiga ditempati Gresik United dengan 12 poin dari delapan pertandingan, disusul Persibo Bojonegoro dengan 10 poin dan Persewar Waropen yang baru mengumpulkan dua poin dari tujuh laga.

Dengan persaingan yang ketat, laga antara Persiku Kudus dan Persekat Tegal dipastikan berlangsung sengit.

Kemenangan menjadi harga mati bagi Laskar Macan Muria jika ingin tetap berlaga di Liga 2 musim depan. Dukungan penuh dari suporter Persiku diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi tim tuan rumah untuk tampil maksimal dan meraih hasil terbaik. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :