Duh, Siswi SMK ini Kedapatan Simpan Test Pack di Tas Saat Terjaring Razia Satpol PP

oleh
Duh, Siswi SMK ini Kedapatan Simpan Test Pack di Tas Saat Terjaring Razia Satpol PP ISKNEWS.COM
Foto: Istimewa

Jepara, ISKNEWS.COM – Satpol PP Jepara, Jumat (31-8-2018) mengamankan enam pelajar yang kedapatan kluyuran saat jam sekolah. Dua pelajar diamankan saat berada di halte Saripan, sebelah timur gedung DPRD Jepara, sedangkan empat lainnya terdiri dari dua siswa dan dua siswi diamankan saat nongkrong di warung di Pantai Teluk Awur Kecamatan Tahunan. Parahnya, salah satu siswi kedapatan membawa dua buah test pack habis pakai yang menunjukkan hasil positif. Tak pelak ini membuat petugas satpol PP bertanya-tanya.

TRENDING :  Edi Meninggal Mendadak Saat Jemput Cucu Di Halaman Sekolah TK

Adalah C (18), siswi di salah satu SMK Negeri di Jepara yang kedapatan membawa test pack di tasnya. Saat di tanya oleh Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jepara Sutarno, C mengaku jika test pack tersebut bukan miliknya melakukan milik kakaknya yang dititipkan kepadanya. Untuk memastikan hasil testing pack itu, Satpol PP kemudian membeli dua buah test pack untuk digunakan mengetes dua siswi yang terjaring razia itu. “Dengan adanya test pack di tas membuat kita curiga, sehingga kita belikan dan di tes. Alhamdulilah hasil dari keduanya negatif,” kata Sutarno.

Satpol PP juga memanggil orangtuanya dari C beserta guru sekolahnya. Dipanggilnya orangtuanya siswi ini untuk memberitahukan agar meningkatkan pengawasan terhadap anaknya. “Hari ini seharusnya mereka ada penarikan praktek kerja lapangan (PKL), namun justru mereka nongkrong di Teluk Awur,” imbuhnya.

TRENDING :  TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2017 Dibuka Bupati Jepara

Kepala Satpol PP Jepara Istono mengatakan, kegiatan razia pelajar ini rutin digelar jajarannya. Hal ini dilakukan agar pelajar semakin giat dan rajin belajar dan tidak kluyuran saat jam sekolah. Sejauh ini, Pantai Tekuk Awur masih menjadi tempat favorit bagi pelajar saat membolos sekolah. “Tidak setiap hari kita dapati, namun yang jelas intinya kita ingin pelajar ini tertib dan semakin rajin di sekolah,” katanya.

TRENDING :  RKPD 2018 Mulai Disusun

Sementara itu, A, salah satu siswa SMP swasta yang terjaring razia mengaku dirinya terpaksa tidak masuk ke sekolah lantaran terlambat. “Tadi terlambat masuk karena bangun kesiangan sehingga tidak berani masuk ke sekolahan,” dalihnya. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :