Dukung Ekspor, Bea Cukai Kudus Kawal Pengiriman Dompet Wanita ke AS

oleh -84 Dilihat
Produk dompet wanita asal Jepara resmi diberangkatkan ke pasar internasional. (Foto: Dok. Bea Cukai Kudus)

Jateng, isknews.com – Bea Cukai Kudus kembali menunjukkan komitmennya sebagai fasilitator perdagangan dan pendukung industri nasional dengan mengawal ekspor perdana produk dompet wanita (wristlet) asal Jepara ke Amerika Serikat, Senin (26/5/2025).

Sebanyak 1.989 unit dompet hasil produksi lokal diberangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan nilai transaksi mendekati USD 12 ribu. Ekspor ini menjadi langkah strategis dalam upaya mendorong penetrasi produk dalam negeri ke pasar internasional.

Perusahaan penghasil dompet tersebut merupakan badan usaha dengan penanaman modal asing yang memanfaatkan fasilitas kawasan berikat dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Fasilitas ini memungkinkan pelaku industri memperoleh berbagai insentif fiskal, seperti penangguhan Bea Masuk, pembebasan cukai, serta pembebasan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI), termasuk PPN dan PPnBM atas barang yang diolah untuk tujuan ekspor.

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Lenni Ika Wahyudiasti, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendukung industri berorientasi ekspor. “Segala perizinan fasilitas kepabeanan dapat diurus di Kantor Bea Cukai Kudus tanpa dipungut biaya. Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan. Jika ditemukan pelanggaran, kami tidak segan membekukan atau mencabut izin fasilitas yang diberikan,” tegasnya.

Ekspor diyakini membawa dampak positif terhadap perekonomian nasional, di antaranya melalui kontribusi devisa, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan produksi dalam negeri yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Saat ini, Bea Cukai Kudus tercatat melayani 206 pabrik rokok, 31 perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat dan gudang berikat, 4 perusahaan penerima fasilitas KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor), serta 13 perusahaan penerima fasilitas KITE IKM.

Langkah ekspor dari Jepara ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal di pasar global dengan dukungan fasilitas dari pemerintah. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :