Galang Dari Jejaring Alumni, Mahasiswa IPB Asal Kudus Bagikan Sembako Warga Terdampak Covid-19

oleh -136 Dilihat

Kudus, isknews.com – Seperti elemen masyarakat dan komunitas yang lain, sejumlah Mahasiswa dan Alumni IPB asal Kudus menggelar kegiatan aksi sosial sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak pandemik Covid-19 di Kabupaten Kudus dan sekitarnya dengan berbagi masker dan sembako.

Mahsiswa IPB berikan donasi sembako bagi para pengemudi becak di Kudus (Foto: istimewa)

Menurut Kurniawati Wulansari, STP, peserta aksi sosial yang juga alumni Teknologi Pangan dan Gizi IPB, aksi ini adalah sebagai tindaklanjut dari aksi bantu tenaga medis hadapi Covid-19 awal April lalu.

“Ada 50 paket sembako dan masker yang diberikan kepada warga rentan terdampak Covid-19 seperti buruh bangunan, kuli panggul, tukang tambal ban, tukang jahit yang mulai sepi, tukang kebun sekolah yang libur, guru ngaji, pedagang gorengan yang sudah tutup dan lain-lain,” kata dia, Rabu (22/04/2020).

Senyum bahagia sebuah keluarga usai menerima “donasi covid” dari Mahasiswa dan Alumni IPB asal Kudus (foto: istimewa)

Kelompok warga rentan tersebut menurutnya, diperoleh dari hasil identifikasi para alumni dan mahasiswa IPB asal Kudus terhadap para tetangga mereka di Kudus dan sekitarnya.

“Sisanya paket bantuan diberikan kepada warga di sekitar Kudus yang masih terlihat berjuang mencari nafkah di luar rumah namun sangat menurun pendapatannya seperti sopir angkot, tukang becak dan loper koran,” kata dia.

Senada, Nurul Isnaeni, SP, alumni Hortikultura IPB mengatakan berdasarkan informasi yang didapatkan di lapangan saat aksi peduli Covid-19 awal April bahwa saat ini sudah mulai banyak warga masyarakat yang kehilangan pekerjaan, berkurang pendapatan dan kesulitan ekonomi lainnya.

Tak ketinggalan juga penambal ban iku memperoleh donasi dari para mahasiswa ini (Foto: istimewa)

“Warga masyarakat yang termasuk keluarga rentan tersebut diantaranya adalah para pedagang kecil, petani dan pekerja informal seperti buruh harian, tukang becak dan lain-lain,” kata Nurul.

Kegiatan ini menurut Nurul adalah bentuk kepedulian dari para alumni dan mahasiswa IPB untuk membantu meringankan beban warga masyarakat yang terdampak COVID-19.

“Bantuan senilai kurang lebih Rp. 100 ribu per paket berisikan sembako seperti beras 5 kg, minyak goreng, kecap, ikan dan paket kesehatan seperti masker dan sabun. Selain itu, disela paket juga diselipkan flyer edukasi tentang pencegahan Covid-19,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Bagus Estu Ramadlan, mahasiswa Agribisnis IPB, bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi yang mereka namakan “Gerakan Ketahanan Pangan dan Kesehatan Keluarga di Kabupaten Kudus dan sekitarnya”.

Lebih lanjut, mahasiswa yang saat ini sedang menyelesaikan skripsinya itu mengatakan bahwa selain dari para alumni dan mahasiswa, donasi juga diperoleh dari para jejaring alumni.

Sementara, Dr Suprehatin, dosen Agribisnis di Institut Pertanian Bogor, menyampaikan bahwa saat ini penggalangan donasi ketahanan pangan dan kesehatan keluarga rentan terdampak ini terus berlanjut.

Dia menyampaikan, dampak kegiatan ini meluas, pengadaan sembako diusahakan membeli dari petani atau kelompok tani atau produsen kecil lainnya.

“InsyaAllah ini akan memberikan multiplier effect yang lebih besar dan menggerakkan roda perekonomian lainnya yang sekarang terus terdampak Covid-19,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.