Gerakan Tanam Padi Serentak di Kudus Dukung Ketahanan Pangan Nasional

oleh -200 Dilihat
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, bersama Dandim 0722/Kudus Letkol Inf. Hermawan Setya Budi saat berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak yang dilaksanakan di 14 provinsi di seluruh Indonesia.

Kudus, isknews.com – Gerakan Tanam Padi Serentak yang dilaksanakan di 14 provinsi di seluruh Indonesia turut melibatkan Kabupaten Kudus.

Kegiatan ini digagas oleh Kementerian Pertanian RI dan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Di Kabupaten Kudus, acara tanam padi serentak dilaksanakan di area persawahan RT 1 RW 5, Dukuh Jawik, Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, Kudus, pada Selasa (22/4/2025).

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, bersama Dandim 0722/Kudus Letkol Inf. Hermawan Setya Budi turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Sebelumnya, mereka mengikuti pembukaan acara secara virtual dan menyaksikan pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan pentingnya gerakan ini bagi ketahanan pangan Indonesia.

“Ini kan program yang diperintahkan oleh Pak Prabowo. Kita tanam serentak untuk padi di seluruh Indonesia. Semoga dengan tanam ini, petani berdaya dan suasana pada pangan untuk Indonesia bisa tercapai dengan baik,” ujar Sam’ani.

Bupati Sam’ani juga menambahkan bahwa kondisi pertanian di Kudus saat ini sudah menunjukkan hasil yang baik dengan surplus produksi.

“Sudah bagus, kita sudah surplus. Semoga dengan dukungan Pak Dandim dan jajarannya, kita bisa terus mengawal para petani dan Bulog agar transaksi berjalan lancar,” terangnya.

Mengenai upaya pemerintah dalam mengatasi daerah rawan banjir, Sam’ani menjelaskan bahwa Pemkab Kudus akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk penanganannya.

“Kami juga sudah usulkan program pembangunan embung. Soal alat berat, silakan desa pinjam dari PUPR, operator juga bisa difasilitasi,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Didik Tri Prasetyo, menambahkan bahwa Kabupaten Kudus kini memasuki musim tanam (MT) ke-2.

Pada hari itu, luas lahan yang ditanami mencapai 51 hektare, dan ia optimis hasil panen akan lebih baik dari sebelumnya.

“Kegiatan ini mendukung ketahanan pangan Kabupaten Kudus. Tujuan utama kami adalah memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga. Ini yang paling penting,” ujar Didik.

Didik juga menekankan bahwa keberhasilan program ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk petani, Bulog, dan TNI, serta pentingnya keberagaman tanaman pangan untuk menjaga ketahanan pangan.

“Harapan kami, kegiatan tanam serentak ini menjadi langkah nyata untuk menjaga ketersediaan pangan dan menjadikan Kudus sebagai salah satu lumbung pangan yang bisa diandalkan,” pungkas Didik. (YM/YM)