Gerbang Kudus Kota Kretek (GKKK) ” Besok ” Diresmikan

oleh -1,175 kali dibaca

Kudus,isknews.com – (26/04)  Gerbang Kudus Kota Kretek (GKKK) rencana diresmikan Rabu,27 April 2016.Sebuah bangunan gerbang masuk kota yang berada di kawasan Taman Tanggul Angin, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Gerbang ini melambangkan kota asal dari rokok kretek yaitu
Kudus. Oleh karena itu diberi nama Gerbang Kudus Kota Kretek (GKKK). Pekerjaan pembangunan Gerbang Kudus Kota Kretek dimulai 2 Januari 2014. Tetapi karena banjir maka groundbreaking atau peletakan batu pertamanya baru dilaksanakan 22 April 2014. Dan proyek ini selesai pada 12 Juli 2015.

Total waktu yang diperlukan untuk pembangunan selama 1,5 tahun. Biaya total pembangunan gerbang yang difasilitasi PT Djarum ini sebesar Rp 16.125.000.000,- (Enam belas miliar seratus dua puluh lima juta rupiah). Menurut Purwono Nugroho, Senior Manager Public Affairs PT Djarum, GKKK berada di kawasan Taman Tanggul Angin. Terletak di jalur Pantura, yang merupakan jalan nasional. Karena itu,GKKK diproyeksikan menjadi ikon baru Kota Kretek.

“Dengan bangunan gerbang yang futuristik, Kudus diharapkan bisa mengokohkan diri sebagai
Kota Kretek. Karena, selama ini jargon tersebut memicu perdebatan di sejumlah kota lain di Indonesia, yang memiliki industri rokok besar. Perdebatan tersebut terkait klaim beberapa kota lain selain Kudus, sebagai kota pertama munculnya rokok kretek,” ujar Purwono Nugroho.

Gerbang Kudus Kota kretek memiliki filosofi dalam setiap unsur bangunannya. Bagian atas yang berbentuk daun tembakau dengan jumlah jari jari sebanyak 59 ruas , memiliki makna tersirat. Angka 5 sebagai lambang Rukun Islam, angka 9 memaknai Walisanga. Bagian bawah, berbentuk 4 tiang cengkeh yang menopang daun tembakau, sejatinya melambangkan 4 pilar kebangsaan : Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Perpaduan Bahan stainless steel dan beton dengan bentuk simetris menjadi simbol kekinian kota industri dan kekokohan religiusitas masyarakat dalam kehidupan yang penuh harmoni.
Bangunan yang berada di sebelah timur Jembatan Tanggul Angin, atau perbatasan Kabupaten Kudus dengan kabupaten Demak ini dibuat dengan menggunakan pondasi tiang pancang.

Sementara dinding, balok, dan kolomnya adalah beton bertulang. Berdiri di atas lahan seluas 1106 m², bentuk bangunan GKKK menyerupai daun tembakau yang memayungi sisi kiri dan kanan ruas jalan.

Tinggi bangunan Gerbang Kudus Kota Kretek adalah 12 meter dari permukaan jalan. Sementara bentang daun atau lebar gerbang adalah 21 meter. Sedangkan panjang daun adalah 48,75 meter.
Sekitar awal tahun 2015, Gerbang Kudus Kota Kretek (GKKK) sudah dibuka untuk umum dan mulai
menampakkan kemegahannya.

Banyak pengendara yang sengaja mengurangi kecepatan dan berhenti di pinggir jalan untuk melihat kemegahannya. Keberadaan GKKK diharakan menjadi magnet untuk menarik wisatawan datang ke Kabupaten Kudus.(Mr)

Rillis : Djarum

KOMENTAR SEDULUR ISK :