Kudus, isknews.com – Setelah mendaftar penjaringan ke PPP, Hanura, dan Demokrat beberapa hari lalu, kini Imam Baikuni, Calon Bupati Kudus resmi mendaftar penjaringan yang digelar oleh DPC PKB Kudus, Kamis (16/5/2024).
Imam tiba di kantor DPC PKB sekitar pukul 09.30 WIB bersama tim suksesnya menaiki tiga mobil mewah Toyota Alphard dan dua Land Cruiser.
Kehadiran Imam diterima oleh Sekretaris DPC PKB Nurhadi dan Ketua Desk Pilkada Soeparno.
“Sebelum ke PKB, kami sowan dan mohon petunjuk dulu ke Gus Bab (KH Ulil Albab Arwani), jadi mohon maaf jika terlambat,” kata Imam.
Dokter yang juga seorang pengusaha itu memahami besarnya mahar Pilkada yang harus dikeluarkan.
Namun, persoalan biaya itu tidak dipersoalkan dirinya. Dirinya mengaku tidak terlalu risau. Sebab, niatnya mencalonkan diri sama sekali tidak untuk mencari uang.
Dirinya mengaku bersyukur, jika telah ada bisnis keluarga di bidang jasa keuangan, rumah sakit, hingga perguruan tinggi, dimana sudah siap dengan biaya-biaya yang dibutuhkan untuk melenggang di Pilkada nanti.
“Alhamdulillah, (keluarga) kami memiliki usaha di bidang finance, RS Kumalasiwi, Politekni Rukun (Poltekun) Abdi Luhur. Jadi bisa support untuk mahar Pilkada itu,” terangnya kepada awak media, di kantor DPC PKB.
Sementara itu, Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kabupaten Kudus Suparno menambahkan, hingga saat ini sudah ada sebanyak 15 kandidat cabup dan cawabup yang sudah mendaftar dan hampir tujuh yang telah mengembalikan berkas.
“Untuk pengembalian berkas di DPC PKB sesuai jadwal maksimal tanggal 31 Mei 2024,” katanya.
Suparno mengapresiasi keseriusan Imam Baikuni untuk maju sebagai Cabup dari PKB. Saat ini, menurut dia, ada sejumlah calon yang memang serius, hanya bermimpi, bahkan ada yang berhalusinasi dengan mendaftar penjaringan di partainya.
“Ini semata dinamika politik. Kami mengapresiasi saudara Imam Baikuni yang sudah mengembalikan berkas pendaftaran, ini kami nilai sebagai bentuk keseriusan. Semoga nanti mendapat hasil yang terbaik,” terangnya. (AS/YM)






