Gunakan ACWC, DPUPR Kudus Perbaiki Total 650 Meter Ruas Jalan di Wilayah Perkotaan

oleh -182 Dilihat

Kudus, isknews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pekan ini menggelar serangkaian perawatan akses penghubung jalan kabupaten yang sebagian besar dilaksanakan di wilayah perkotaan.

Proyek pelapisan jalan atau overlay itu ada di 6 ruas jalan yang meliputi ruas Jalan Soedirman, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Diponegoro, dan Jalan Lukmono Hadi. Melalui perawatan, diharapkan usia jalan bertambah lama dan peningkatkan kenyamanan bagi warga yang melintas.

Pelaksana tugas Kadinas PUPR Arief Budi Siswanto melalui Kabid Bina Marga Harry Wibowo, menyebut total ruas jalan yang dilakukan perawatan mencapai panjang total 650 meter dengan total anggaran untuk overlay mencapai angka Rp 980,7 juta.

Alokasi sebesar itu untuk penyediaan 765 ton Asphalt Concrete -Wearing Course (AC-WC).

”Jika material masih mencukupi, perawatan dilakukan di Jalan R Agil Kusumadya ke arah Mijen,” katanya, Selasa (16/06/2020).

Asphalt Concrete -Wearing Course (AC-WC) yang digunakan oleh DPUPR Kudus untuk perawatan 650 meter jalan di Kudus (Foto: YM)

Diharapkan, perawatan dituntaskan pekan ini. Semua proses perawatan jalan menggunakan alokasi APBD 2020.

Selain personel dan material, pihaknya juga menyiapkan alat berat. Kesiapan alat berat dinilai sangat menunjang kelancaran perawatan.

”Jika terjadi kerusakan pada peralatan, segera diperbaiki,” jelasnya.

Disinggung soal total anggaran perbaikan rutin tahun ini, Harry menyebut Rp 2,7 miliar. Jumlah tersebut sudah termasuk pengadaan 365 drum aspal.

Serangkaian perawatan jalan tetap dijalankan saat masa pandemi ini. Bila dilakukan secara rutin, diharapkan kondisi akses jalan akan terjaga.

Kondisi tersebut sangat dibutuhkan warga khususnya pengguna jalan yang setiap hari melintasinya.

”Lalu lintas harian di sejumlah jalan tersebut sangat tinggi,” ujarnya.

Salah seorang warga, Thoriq (52), warga Desa Rendeng yang bermukim tak jauh dari Jalan Mayor Kusmanto, menyebut perawatan sangat diperlukan. Infrastruktur yang paling sering digunakan warga yakni jalan.

“Selain memudahkan mobilisasi, kondisi jalan yang baik dapat memacu pergerakan ekonomi di sekitarnya. Publik akan merasa nyaman bila melewati jalan yang berkondisi bagus,” ungkap Thoriq. (YM/YM)
.

No More Posts Available.

No more pages to load.