Guncang Kudus! Wali Band dan Habib Ja’far Sajikan Penampilan Religi di HUT 475

oleh -138 Dilihat
Penampilan Wali Band dengan vokalis Faank yang menggoncang Kudus di puncak peringatan HUT 475 Kudus, Senin 23/9/24 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Puncak perayaan Hari Jadi ke-475 Kabupaten Kudus yang digelar di Alun-alun Simpang Tujuh pada 23 September 2024 berlangsung meriah. Ribuan warga Kudus sejak usai Maghrib telah memadati arena lokasi untuk menyaksikan berbagai rangkaian acara, mulai dari tausyiyah oleh Habib Ja’far Al Hadad, penampilan Wali Band, hingga soft launching program unggulan “Kudus Sengkuyung Bareng” oleh Penjabat Bupati Kudus, M. Hasan Chabibie.

Perayaan ini menjadi pelengkap dari serangkaian kegiatan sejak 25 Agustus, seperti kenduren massal, festival karnaval budaya, dan Kudus Fashion Week. Setelah ini dijadwalkan masih akan digelar Muria Summer Festival dan Muria Jazz Festival.

Ribuan penonton memadati lokasi konser Wali Band di alun-alun Simpang Tujuh Kudus (Foto: YM)

Dari pantauan media ini, Wali Band menjadi penampil utama pada malam tersebut. Disaksikan oleh sekitar 30 ribu penonton yang ternyata tak hanya hadir dari Kudus, warga yang hadir tampak antusias menyambut penampilan band yang dikenal dengan lagu-lagu bernuansa religi dan cinta tersebut.

Sebelum konser dimulai, acara dibuka dengan doa bersama dan tausyiyah oleh Habib Husein Ja’far Al Hadad, yang memberikan pesan moral penting tentang persatuan dan semangat gotong royong, sejalan dengan tema perayaan kali ini.

Dalam tausyiyahnya, Ja’far Al Hadad mengingatkan warga Kudus untuk senantiasa bersyukur atas berkah yang diberikan dan menjaga persaudaraan.

“Momentum hari jadi ini adalah waktu yang tepat bagi kita untuk bersyukur atas segala pencapaian Kudus. Mari kita jaga persatuan dan terus bekerja sama untuk kemajuan Kudus,” kata Ja’far di hadapan ribuan jamaah yang hadir.

Personel Wali Band ajak bernyanyi dan berdoa untuk kesejahteraan Kudus (Foto: YM)

Tausyiyahnya membawa suasana khidmat sebelum acara hiburan dimulai. Setelah tausyiyah, Penjabat Bupati Kudus, M. Hasan Chabibie, menyampaikan sambutannya. Dalam pidatonya, Hasan menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kudus yang lebih baik.

“Hari Jadi ke-475 ini adalah momentum bersejarah. Mari kita jadikan Kudus lebih maju dan sejahtera melalui kolaborasi semua pihak, dari pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha,” ujar Hasan. Ia juga memperkenalkan program terbaru dari pemerintah daerah, yaitu “Kudus Sengkuyung Bareng.”

“Kudus Sengkuyung Bareng” adalah program inisiatif yang diluncurkan untuk meningkatkan pelayanan publik, khususnya dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial. Soft launching program ini dilakukan langsung oleh Penjabat Bupati Kudus bersama dengan pihak RSUD dr. Loekmono Hadi. Program ini diharapkan dapat memudahkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kudus, terutama bagi kalangan kurang mampu.

Gitaris Wali Band Apoy (Foto: YM)

Setelah pidato dan soft launching selesai, penampilan Wali Band yang dinantikan pun dimulai. Namun sebelumnya Pj Bupati Kudus sempat melakukan pemotongan tumpeng sebagai penanda hari itu Kudus tepat berusia 475 tahun, dan menyerahkan potongan tumpeng kepada Ja’far Al Hadad.

Bersamaan dengan momen itu, masyarakat Kudus sempat dihibur dengan pesta kembang api yang menari-nari di angkasa langit malam Kudus, sehingga membuat suasana puncak hari jadi Kudus menjadi semakin meriah.

Dibuka dengan salawat bersama lalu lagu hit mereka “Cari Berkah (Cabe)” , Wali Band langsung mengajak ribuan penonton untuk bernyanyi bersama. Faank, vokalis Wali, menyapa warga Kudus dengan penuh semangat. “Assalamualaikum Kudus! mari kita bergembira dan menyanyi bersama” sapanya yang disambut gemuruh sorakan dari penonton.

Habib Husein Ja’far Al Hadar saat memberikan tausyiah dan doa bersama di HUT Kudus ke 475 (Foto: YM)

Wali Band sangat antusias tampil di perayaan hari jadi Kudus ini. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari masyarakat. “Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari perayaan ini. Terima kasih Kudus, kalian luar biasa,” ujar Faank di sela-sela penampilannya. Mereka membawakan lagu-lagu seperti “Baik-Baik Sayang,” “Tobat Maksiat,” dan “Bocah Ngapa Yak”, “Nenekku Pahlawanku” yang membuat suasana semakin semarak.

Suasana semakin hangat ketika Wali Band membawakan lagu religi dan mengajak penonton bershalawat bersama. Ribuan warga yang hadir tampak khusyuk mengikuti irama shalawat yang dipimpin oleh Faank. Penampilan Wali malam itu tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga nuansa spiritual yang memperkaya rangkaian acara hari jadi.

Dalam sambutannya, M. Hasan Chabibie juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya perayaan Hari Jadi ke-475 Kudus ini.

“Acara ini tidak akan sukses tanpa kerja keras dan dukungan semua elemen masyarakat. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk warga yang begitu antusias menyambut hari jadi ini,” tuturnya.

Di sela-sela acara, warga juga diajak untuk mengenal lebih dekat dengan program “Kudus Sengkuyung Bareng” yang diluncurkan secara resmi pada malam itu. Program ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun ini dengan melibatkan RSUD dr. Loekmono Hadi sebagai mitra utama. Diharapkan, akses pelayanan kesehatan di Kudus akan semakin mudah dan berkualitas.

Puncak perayaan Hari Jadi Kudus ke-475 ini menjadi momen penting bagi masyarakat Kudus untuk merefleksikan perjalanan panjang kota mereka. Kolaborasi antara hiburan, tausyiyah, dan program pembangunan menunjukkan betapa Kudus berkomitmen untuk tumbuh menjadi kota yang lebih baik di masa depan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.