Hanura Kudus Gelar Pendidikan Politik, Perkuat Etika Politik dan Kualitas Demokrasi

oleh -324 Dilihat
Hanura Kudus Gelar Pendidikan Politik, Perkuat Etika Politik dan Kualitas Demokrasi. (Foto : Dok, Hanura Kudus.)

Kudus, isknews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Kudus menggelar kegiatan pendidikan politik yang diikuti oleh pengurus DPC, PAC, ranting, serta kader partai, Minggu (21/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel King’s Kudus sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman kader terhadap dinamika politik yang terus berkembang.

Dalam kegiatan tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus menghadirkan Anik Yuliati, SKM, sebagai pemateri. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dan partai politik dalam membangun etika serta budaya politik yang sehat, khususnya di tengah pesatnya perkembangan demokrasi di era digital.

“Di era digital ini, tantangan politik semakin kompleks. Masyarakat dan partai politik dituntut mampu menjaga etika berpolitik, menyaring informasi, serta menghindari penyebaran hoaks yang dapat merusak kualitas demokrasi,” ujar Anik Yuliati.

Menurutnya, pendidikan politik menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kesadaran politik masyarakat agar lebih cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya. Dengan demikian, proses demokrasi dapat berjalan lebih berkualitas dan berintegritas.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kudus, Ahmad Amir Faisol, yang juga menjadi pembicara, membahas peran penting partai politik dalam meningkatkan partisipasi pemilih serta kualitas penyelenggaraan pemilu.

“Partai politik memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara masyarakat dan sistem demokrasi. Melalui pendidikan politik yang berkelanjutan, partai dapat mendorong meningkatnya partisipasi pemilih yang tidak hanya tinggi secara kuantitas, tetapi juga berkualitas,” jelas Ahmad Amir Faisol.

Ia menambahkan, kader partai diharapkan mampu menjadi agen pendidikan politik di tengah masyarakat dengan memberikan pemahaman yang benar tentang pemilu, mulai dari hak dan kewajiban pemilih hingga pentingnya menjaga integritas dalam setiap tahapan pemilihan.

“Kegiatan pendidikan politik ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kader Hanura Kudus dalam menjalankan peran politiknya secara etis, demokratis, dan bertanggung jawab, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Kudus,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :