Happy Wife Community Hadir di Kudus, Bantu Para Istri Pulihkan Energi Bahagia dan Ketenangan Batin

oleh -730 Dilihat
Para peserta Spiritual & Emotional Healing bersama Owner Happy Wife Community, Bunda Ayu Puspita, berfoto bersama usai kegiatan di Meeting Room Mountain View Residence Kudus, Sabtu (11/10/2025), sebagai simbol kebersamaan dan semangat baru untuk menjadi istri yang bahagia dan berdaya. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Komunitas Happy Wife Community resmi hadir di Kudus melalui acara bertajuk “Ruang Inspirasi: Spiritual & Emotional Healing”, yang digelar di Meeting Room Mountain View Residence (MVR), Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para istri untuk melepaskan beban emosi dan stres, sekaligus menumbuhkan kembali energi kebahagiaan dalam rumah tangga.

Owner Happy Wife Community, Bunda Ayu Puspita atau yang akrab disapa Bunda Ayu, saat ditemui di sela acara, menjelaskan bahwa komunitas ini menjadi ruang positif bagi para istri dan wanita untuk saling mendukung serta tumbuh bersama.

“Komunitas Happy Wife ini adalah wadah berkumpulnya para istri untuk berbagi kebahagiaan dan meningkatkan value diri. Saya memahami bahwa para istri adalah makhluk perasa, sehingga mereka membutuhkan support system yang kuat dan circle positif agar bisa menularkan energi baik kepada orang di sekitarnya,” ungkap Bunda Ayu.

Ia menambahkan, seorang istri memiliki peran penting sebagai jantung dalam rumah tangga. Maka, ketika kondisi emosinya stabil dan spiritualnya positif, hal itu akan berdampak baik pada keluarga, terutama anak dan suami.

“Banyak kasus rumah tangga yang saya tangani berawal dari ketidaktahuan istri terhadap kondisi batin dan jiwanya sendiri. Dari sinilah saya ingin berbagi ilmu tentang bagaimana menjadi istri yang bahagia, berharisma, dan disayangi suami,” jelasnya yang juga dikenal sebagai Konsultan Spiritual Rumah Tangga Islami.

Acara yang berlangsung selama dua jam tersebut mengusung konsep spiritual & emotional healing, di mana peserta diajak untuk melakukan pelepasan emosi negatif melalui doa dan dzikir bersama. Selain itu, peserta juga mendapatkan berbagai manfaat seperti wawasan inspiratif, energi positif baru, dan lingkungan pertemanan yang mendukung.

Menurut Bunda Ayu, ide awal kegiatan ini telah ia rintis sejak tahun 2020 melalui berbagai webinar dan workshop bertema Happy Work di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bekasi, dan Bandung. Kini, ia memutuskan membawa semangat tersebut ke kampung halamannya di Kudus.

“Saya berpikir, kenapa tidak di kota saya sendiri? Melalui Happy Wife Community ini, saya ingin para istri di Kudus punya ruang untuk berbagi, healing, dan tumbuh menjadi versi terbaik dirinya,” tutur Bunda Ayu.

Di akhir acara, juga dilakukan peresmian resmi Happy Wife Community Kudus, yang diharapkan dapat menjadi wadah berkelanjutan bagi para istri untuk terus belajar, saling menguatkan, dan menjaga kebahagiaan rumah tangga.

“Ingat, kebahagiaan istri adalah sumber kebahagiaan rumah tangga,” pesan Bunda Ayu menutup wawancara dengan senyum hangat.

Sementara itu, salah satu peserta kegiatan, Eri Ningtias, mengaku mendapatkan pengalaman berharga setelah mengikuti sesi Spiritual & Emotional Healing yang digelar oleh Happy Wife Community. Warga asal Jawa Timur yang kini berdomisili di Perumahan Dersalam Kudus itu menyebut, kegiatan tersebut membuat dirinya merasa lebih rileks dan mampu melepaskan beban pikiran yang selama ini terpendam.

Menurutnya, momen seperti ini sangat membantu para istri untuk kembali menenangkan diri dan menemukan keseimbangan batin. “Kegiatan ini seperti relaksasi. Ada hal-hal yang tadinya tidak bisa saya keluarkan, hari ini rasanya lebih ringan,” ujarnya yang sehari-hari beraktivitas sebagai ibu rumah tangga sekaligus membantu mengelola beberapa usaha bersama suaminya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :