Hari Pertama TKA SMP Negeri dan Swasta di Kudus Tertib dan Lancar, Diikuti 7.795 Siswa

oleh -1073 Dilihat
Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta di Kabupaten Kudus. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berlangsung tertib dan lancar pada Senin, 6 April 2026. Sebanyak 7.795 siswa dari 54 sekolah turut ambil bagian dalam pelaksanaan perdana tersebut.

Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, menyampaikan bahwa seluruh SMP di Kudus mengikuti TKA tanpa terkecuali.

Seluruh SMP di Kabupaten Kudus ikut semua, ada 27 SMP negeri dan 27 SMP swasta,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung selama empat hari dengan sistem bergantian mata pelajaran. Setiap mata pelajaran diujikan selama dua hari secara bergiliran, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia yang masing-masing merepresentasikan kemampuan numerasi dan literasi siswa.

Pelaksanaan hari pertama berjalan lancar karena seluruh sekolah sudah melakukan persiapan dengan baik, terutama dalam hal sarana prasarana dan kesiapan teknis di masing-masing satuan pendidikan,” tambah Anggun.

Ia juga mengapresiasi peran sekolah yang telah melakukan sosialisasi kepada siswa dan orang tua, sehingga peserta dapat mengikuti TKA dengan lebih siap dan tenang. Menurutnya, sinergi antara dinas, sekolah, dan orang tua menjadi kunci suksesnya pelaksanaan TKA di Kabupaten Kudus.

Menurutnya, pelaksanaan TKA yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini telah dipersiapkan secara matang, terutama dari sisi teknis. Berbagai upaya dilakukan untuk memastikan ujian berbasis komputer tersebut berjalan tanpa hambatan.

Kepala SMP 2 Gebog, Ahadi Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk penguatan infrastruktur jaringan internet.

Untuk mendukung kelancaran TKA, kami melakukan peningkatan kapasitas bandwidth jaringan internet di SMP 2 Gebog, dari sebelumnya sekitar 100 kbps menjadi 200 kbps agar koneksi tetap stabil saat ujian berlangsung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan tersebut bertujuan memperlancar proses login peserta, pengunduhan soal, hingga pengiriman jawaban ke server secara real time. Dengan demikian, potensi gangguan teknis seperti jaringan lambat atau terputus dapat diminimalisasi.

Selain itu, pihak sekolah juga menyiapkan 287 siswa peserta TKA dengan dukungan tiga ruang komputer. Pelaksanaan ujian dibagi dalam dua gelombang guna mengakomodasi seluruh peserta.

Tak hanya dari sisi jaringan, antisipasi juga dilakukan terhadap pasokan listrik. Pihak sekolah mengatur penggunaan daya, termasuk mematikan sejumlah perangkat seperti pendingin ruangan saat ujian berlangsung.

Jangan sampai saat ujian berlangsung terjadi gangguan listrik atau jaringan. Itu yang kami antisipasi sejak awal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ahadi menuturkan bahwa pihak sekolah telah melakukan sosialisasi kepada orang tua terkait pentingnya TKA. Hasil tes ini nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan dalam seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB), khususnya melalui jalur prestasi.

Nilai TKA akan menjadi pendamping nilai ketika siswa menggunakan jalur prestasi. Karena itu, pembinaan dan sosialisasi sudah kami lakukan,” jelasnya.

Dengan dukungan infrastruktur yang memadai serta persiapan yang matang, pelaksanaan hari pertama TKA SMP negeri dan swasta di Kabupaten Kudus berjalan lancar. Diharapkan, hasil yang diperoleh siswa dapat mencerminkan kemampuan akademik secara optimal. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.