Hilang Sembilan Hari, Ngatmin Ditemukan Meninggal Di Kebun Singkong

oleh -574 Dilihat
oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Seorang mayat laki-laki tua ditemukan di saluran air perkebunan singkong Dukuh Sumur Bandung RT 04 RW 05, Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Minggu (24/12/2017). Saat ditemukan dalam keadaan tidak mengenakan baju, hanya mengenakan celana pendek warna hitam.

Setelah ditelusuri identitas mayat tersebut akhirnya diketaui bernama Ngatmin (76), warga Dukuh Tampingan RT 04 RW 01, Desa Hadiwarno, Kecamatan Mejobo. Ngatmin diketahui meninggalkan rumah sejak Sabtu (16/12/2017).

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kapolsek Jekulo AKP Subakri mengungkapkan, menurut keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga yakni Hartono (40) yang merupakan menantu, korban pergi meninggalkan rumah Sabtu (16/12/2017) pagi sekira pukul 06.30 WIB menggunakan sepeda ontel tanpa bilang hendak ke mana.

Karena tak kunjung pulang pada hari berikutnya, kemudian Hartono berusaha mencari dengn bertanya kepada saudara-saudaranya. Akan tetapi hingga seharian mencari tak kunjung mendapatkan hasil. Senin (18/12/2017), Hartono memutuskan melaporkan hilangnya korban ke Polsek Mejobo.

Setelah Sembilan hari menghilang dari rumah, Hartono akhirnya mendapat kabar dari keponaknnya, bahwa mertunya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kebun singkong Honggosoco. Hartono melaporkan penemuan almarhum ke Polsek Jekulo.

”Kami mendapat laporan sekira pukul 11.00 WIB dari menantu korban. Setelah kami cek TKP ternyata benar didapati sesosok mayat laki-laki yang merupakan mertua dari Hartono,” jelas Kapolsek Jekulo AKP Subakri.

Subakri mengatakan, berdasarkanhasil pemeriksaan yang dilakukan dr Anik Fatmawati dari Puskesmas Tanjungrejo, tidak ada tanda kekerasan pada korban. Meninggal karena faktor usia dan sudah pikun. ”Korban ini sudah pikun, dimungkinkan ketika pergi dari rumah lupa jalan pulang, bingung, kemudian meninggal di TKP,” ujarnya.

Dikatakan Subakri, korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari tiga hari. Mengingat kondisinya yang sudah membusuk. Dugaan meninggalnya korban karena kelelahan dalam perjalanan dari rumah ke TKP yang cukup jauh.

Penemuan mayat pertama kali diketahui Rondi (46) warga setempat. Saat dirinya sedang bekerja di kebun dekat TKP mencium bau busuk. Setelah dicari sumbernya didapati mayat laki-laki tua dengan kondisi sudah membusuk.

Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib yang ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan jenazah korban. Bersama itu diamankan pula barang bukti berupa sepeda ontel yang dibawa korban sewaktu pergi meninggalkan rumah. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.