Kudus, isknews.com – Hari Peduli Autisme Sedunia (World Autism Awareness Day) diperingati setiap tanggal 2 April. Berbagai macam cara dilakukan untuk menyambutnya, Di Indonesia, Biasanya diadakan jalan sehat sekaligus membagikan bunga dan stiker kepada masyarakat dengan harapan supaya ada kepedulian terhadap anak autis disekitarnya.
Lain hanya dengan yang dilakukan anak-anak berkebutuhan khusus Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Sunan Kudus untuk menjalani terapi air (Hydrotherapy), peringatan tahun ini mereka diajak ke kolam renang yang tidak jauh dari asrama pondok pesantren autis Al achsaniyah (masih satu lokasi dengan SDLB).
Kegiatan yang diikuti tidak lebih dari 10 anak tersebut jauh sebelumnya sudah berjalan rutin setiap dua pekan sekali, kebetulan saja moment nya tepat dengan peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia”dan kegiatan ini sangat berguna untuk pengendalian emosi anak yang interactive.”ujarnya
“Tidak mudah mengajarkan sesuatu pada anak-anak yang memiliki kelainan mental atau autis. Seperti renang misalnya. Karena olahraga ini akan memberi stimulus otak yang bagus.” Terang HM Faiq Afthoni Rachman MAc, pendiri SDLB Sunan Kudus, sekaligus pengasuh Ponpes Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Al Achsaniyyah pedawang Bae Kudus.
Hydrotherapy memungkinkan bagi hampir semua orang karena tidak ada gravitasi di dalam air. Hal ini membuat mereka yang memiliki keterbatasan fisik mudah bergerak dan melatih sensori juga motorik.
Banyak alasan yang baik untuk membawa anak-anak berkebutuhan khusus berenang, terlebih dimulai sejak dini. Makin muda mereka makin mudah untuk belajar berenang. Berenang merupakan olahraga all round yang baik sekali. Membantu mengembangkan pengendalian pernapasan dan dapat sangat menyantaikan. “Semakin tinggi tingkat interactive siswa, maka akan semakin sering dilakukan terapi air,” Ungkap pimpinan pondok yang terkenal dengan sistem ono on one ini.
“Dengan kegiatan luar sekolah seperti ini, diharapkan para siswa bisa melatih mental untuk bersosialisasi terhadap masyarakat sekitar atau dunia luar, jika dilatih dengan benar maka nantinya mereka bisa melaksanakannya seperti orang normal.”Harapnya
Selain renang, juga dilatih ekstra. rebana setiap pekan nya, dan pada Selasa, 4 April mendatang, mereka berkesempatan mengikuti lomba rebana dalam acara penilaian lomba desa dipedawang, mewakili kecamatan Bae, (AJ/isknews.com)










