Imam Prayitno : Pasca Lebaran BBM dan LPG Masih Aman Dan Normal

oleh -407 Dilihat
Kudus, isknews.com – Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan dan Promosi, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno, memastikan kebutuhan masyarakat akan bahan bakar minyak (BBM) ataupun bahan bakar gas (BBG) pasca-Lebaran akan terpenuhi. Menurutnya, pasokan BBM dan BBG saat arus balik Lebaran tetap terjamin.

Selama jelang Lebaran memang tak ada keluhan tentang kelangkaan BBM dan BBG. BPH Migas pun memastikan kondisi itu tetap berlanjut.”Masyarakat pun dapat melaksanakan kegiatan mudik menjelang dan saat Idulfitri 2017 dengan aman, tenang dan dalam suasana yang kondusif,” ujar Imam melalui surat elektronik yang dikirim kepada kami, Selasa (27/6/17).

Ditambahkannya pasokan BBM, BBG dan elpiji dipastikan aman karena adanya sinergitas dan koordinasi di antara pihak-pihak terkait. Meski saat musim mudik lalu pasokan BBM dan gas terjaga, BPH Migas tetap berupaya menjaga kondisi itu hingga arus balik.
Saat ini dari 2 Stasiun Pengisian bahan Bakar Elpiji (SPBE) sudah beroperasi aktif kembali setelah beberapa karyawan libur lebaran, ditunjang dengan keberadaan 46 LO dan Agen yang juga mulai beroperasi normal.

“Masih ada periode arus balik Idulfitri 2017 yang tetap harus kami waspadai dan antisipasi. Diharapkan kondisi tetap aman dan tanpa gangguan,” ujarnya.Lebih lanjut Imam mengatakan, praktis tidak ada kendala dalam menyiapkan pasokan BBM dan gas untuk Idulfitri.  “Proses penyaluran BBM dan LPG juga berjalan normal dan lancar dengan ketersediaan nasional,” jelasnya.

“Yang jelas, pasokan elpiji 3 kg dipastikan aman dan HET tetap Rp16 ribu. Kalau lebih dari itu, segera laporkan agar bisa kami ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui penyaluran Bahan Bakar Minyak dan LPG di Kabupaten Kudus dilakukan oleh 4 Agen penyalur LPG non PSO (Tab.12/50 kg),  2 SPPBE (Stasiun Pengangkutan & Pengisian Bulk Elpiji.

Sementara itu jenis BBM yang di Subsidi Pemerintah saat ini hanya BBM jenis Solar dengan harga Rp.5.150,-/ liter, sedangkan jenis BBM Non Subsidi meliputi Premium  seharga Rp. 6.550,-/liter dan  Pertalite Rp. 7.500,-/liter, Pertamax (Rp. 8.250,-), Pertamax Turbo (Rp. 9.300) , Pertamina Dex (8.600,-), Dexlite (Rp. 7.300,-). (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.