Jateng Bersholawat Di Simpangtujuh, PSW Gelar Mujahadah Nisfussanah Shalawat Wahidiyah

oleh -2,051 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Penyiar Sholawat Wahidiyah (PSW) Jawa Tengah semalam menggelar  mujahadah nisfussanah sholawat Wahidiyah dalam rangka “Jateng bersholawat” tingkat Jawa Tengah putaran ke – 36, di Alun-alun Simpangtujuh Kudus, Sabtu (29/7/17).

Penyiar Sholawat Wahidiyah (PSW) adalah lembaga khidmah (organisasi) yang didirikan oleh Muallif Sholawat Wahidiyah pada tahun 1964 untuk pengamalan, penyiaran, pembinaan dan pendidikan Wahidiyah sesuai bimbingan Muallif, dengan tujuan terwujudnya keselamatan, kedamaian, kesejahteraan dan kebahagiaan hidup lahir batin, matereil dan spirituil di dunia dan di akhirat bagi masyarakat ummat manusia seluruh dunia.

 

Acara dimulai pada pukul 20.00 dan dihadiri lebih dari lima ribu umat muslim, hadir dalam kegiatan tersebut adakah KH.Abdullah Sa’ad  yang mewakili Habib Lutfi dari Pekalongan,  Ketua DPP PSW Pusat, Habib Mohammad Adnan Alhabsy, KH.Gus Masroh dari Jombang, KH.Abdul Wahid (Ketua DPW PSW Jateng), Kepala Biro Kesra yang hadir mewakili Gubernur Jateng, Supriyono, jajaran pimpinan pengurus DPP dan DPW PSW Tingkat Kabupaten/kota  Se Jawa Tengah, Forkopimda Kabupaten Kudus, Ketua DPC PSW Kudus, H.Nur Khabsyin, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Kudus serta warga masyarakat kabupaten Kudus.

Dalam kata sambutannya, ketua DPW PSW Jateng KH.Abdul Wahid, menyampaikan, Kegiatan ini merupakan program kerja dari DPW PSW dalam rangka doa bersama demi ketentraman, kesejahteraan dan keutuhan NKRI .

“Khusus kepada pengamal sholawat wahidiyah niatkan dalam hati bahwa kita datang ke tempat ini hanya untuk bermujahadah dan berdzikir kepada Allah SWT, Semoga dengan kita melaksanakan Mujahadah kita diberikan keselamatan oleh Allah SWT baik itu keselamatan di dunia maupun di akhirat,” tuturnya.

Bupati Kudus H.Musthofa dalam kata sambutannya menyampaikan, “Jamaah wahidiyah bertujuan satu untuk memberikan kebaikan kepada bangsa dan menjaga NKRI harga mati, Kudus merupakan kota santri ,kota ngaji dan kota agamis , dengan adanya jamaah Wahidiyah semoga terjalin persaudaraan yang lebih erat,” katanya.

“Semoga kegiatan ini didengar seluruh Indonesia terutama di Jateng dan saya minta tolong jaga kesantunan dan rasa takdim kepada ulama dan habaib serta mendengarkan mauidohasanah agar memperoleh berkah. Atas nama pemerintah kabupaten Kudus kami mohon maaf yang sebesarnya apabila ada kekurangan dalam memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Bupati.

Sementara itu, Habib Mohammad Adnan Alhabsy, Ketua DPP PSW Pusat dalam sambutan mauidhohnya mengatakan, “Apa yang bapak ibu sumbangkan semoga menjadi amal Soleh dan diberikan balasan oleh Allah SWT, Bulan depan merupakan bulan kemerdekaan ,Kemerdekaan merupakan anugerah dari Allah yang diperjuangkan oleh para pahlawan kita sehingga mari kita perbanyak mendoakan para pahlawan,”  ungkapnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.