Kudus, isknews.com – Perpustakaan Daerah (Perpusda) baru Kabupaten Kudus di kompleks Balai Jagong, Kelurahan Wergu Wetan, mulai melayani masyarakat meski belum diresmikan secara resmi.
Sejumlah fasilitas sudah dapat dimanfaatkan pengunjung dengan jam operasional terbatas hingga sore hari.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpusda) Kabupaten Kudus, Mutrikah, menyampaikan bahwa opening ceremony Perpusda baru dijadwalkan berlangsung pada akhir Januari 2026.
Namun demikian, pihaknya membuka layanan awal agar masyarakat sudah bisa memanfaatkan keberadaan gedung baru tersebut.
“Untuk sementara ini kami buka sampai pukul 15.00 WIB. Karena memang belum diresmikan, jadi belum seperti Perpusda lama yang bisa buka sampai malam hari,” ujar Mutrikah, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, saat ini layanan yang dibuka baru sebatas ruang referensi di Gedung A. Pembatasan dilakukan lantaran proses penataan koleksi buku masih terus berjalan.
Dari total sekitar 48 ribu koleksi buku yang dimiliki Perpusda Kudus, sebagian masih dalam tahap penyiangan dan pendataan ulang.
Buku-buku yang mengalami kerusakan juga tengah dipilah untuk menentukan kelayakan perbaikan.
“Kalau masih bisa diperbaiki akan kita display, kalau sudah tidak bisa diperbaiki akan kita simpan.
Harapannya setelah diresmikan semua sudah siap,” terangnya.
Gedung Perpusda baru Kudus dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Perpustakaan Nasional dengan nilai anggaran mencapai Rp 8,5 miliar.
Bangunan tersebut terdiri dari empat gedung layanan dengan fungsi berbeda.
Empat gedung tersebut meliputi layanan lansia corner dan ruang disabilitas, ruang multimedia dan pertemuan, ruang layanan umum, serta ruang layanan anak.
Namun hingga kini, belum seluruh ruang pelayanan dibuka untuk umum.
“Ini memang belum semuanya kita buka. Harapannya nanti setelah diresmikan dan dibuka penuh, jumlah kunjungan meningkat dan angka literasi di Kudus juga ikut naik,” kata Mutrikah.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Putri Rahmawati (23), mengaku sengaja datang ke Perpusda baru untuk mencari referensi buku.
Ia juga tengah mempersiapkan dokumen untuk pendaftaran seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).
Menurutnya, gedung Perpusda baru memiliki suasana yang nyaman dan mendukung aktivitas belajar.
Ruang yang tenang membuat pengunjung bisa fokus dan betah berlama-lama.
“Di sini nyaman, ruangannya mendukung dan tidak berisik, jadi bisa fokus,” ujarnya (YM/YM)







