Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Dinas Pertanian Pati intensifkan kinerja mantri hewan di 21 kecamatan di Kabupaten Pati, jelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah. Dengan begitu, kebutuhan akan hewan ternak yang layak konsumsi bisa terpenuhi secara maksimal.
“Para mantri itu bertugas untuk memvaksin hewan ternak, dan juga inspeksi hewan di pasar maupun langsung ke peternak. Kami intensifkan jelang kurban,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Pati, Mokhtar Efendi melalui Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesmavet, Endah Titik Setijaningsih, Jumat saat ditemui isknews.com di kantornya (18/8/2017).

Selain mengoptimalkan kinerja mantri hewan, pihaknya juga menyiapkan seorang dokter hewan per eks-kawedanan. Mengantisipasi tingginya permintaan hewan kurban di Bumi Mina Tani, pihaknya mengaku akan mendatangkan dari sejumlah daerah.
“Tidak semua dari Kabupaten Pati, biasanya kami datangkan dari luar daerah misalnya sapi itu dari Kabupaten Rembang dan Blora. Sedang untuk kerbau biasanya kami ambil dari Kabupaten Kudus,” paparnya.
Sementara itu, Dokter Hewan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Jaken, dr Riyanto mengatakan, diperkirakan harga hewan ternak akan mengalami kenaikan jelang kurban. Rinciannya, sapi akan naik hingga Rp 2,5 juta. Sedang, kambing mengalami kenaikan sebesar Rp 500 ribu – 1 juta.
“Itu pantauan saya di Pasar Jaken, kalau hari biasa sapi itu harganya Rp 19 – 22 juta. Sedang kambing dikisaran Rp 2 – 2,5 juta. Kalau kerbau di Kecamatan Jakenan tidak begitu diminati warga,” tandasnya. (Wr)










