Jihan Lahir Tanpa Anus

oleh -847 Dilihat
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Kehadiran buah hati menjadi hal paling ditunggu oleh pasangan suami istri. Kelahirannya biasa disambut dengan penuh suka cita. Namun bagi pasangan Nor Sholeh (23) dan Risna Listyaningrum (19), warga RT 4 RW 6 Desa Troso Kecamatan Pecangaan, kelahiran putrinya yang diberi nama Jihan Novitasari membuat kedua orang tuanya menjadi sedih. Hal ini lantaran buah hatinya itu lahir dengan sejumlah kelainan, termasuk tidak memiliki anus. Jihan, kini harus mendapatkan perawatan intensif di RSUP Karyadi Semarang.
 
Selain kelainan pada saluran anus, Jihan yang lahir pada Senin (19/6/2017) lalu itu juga memiliki kelainan di kaki kanan yang tak sempurna. Selain itu, daging disekitar perut juga tak tertutup sempurna dan ada benjolan di bagian punggung.
 
Orang tua Jihan, Nor Sholeh mengatakan, setelah lahir, anaknya itu sempat dirawat di RSUD Kartini Jepara. Karena tak sanggup, maka diberikan rujukan ke RSUP Karyadi Semarang. “Anak saya sempat dirawat di RS Kartini selama lima hari dan dirujuk ke Semarang. Lantaran tidak punya biaya jika harus dibawa ke Semarang, maka terpaksa dicabut paksa dari RSU Kartini,” kata Sholeh, Kamis (13/7/2017).
 
Untuk biaya pengobatan, kata Sholeh, memang sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan lantaran dirinya memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS). Akan tetapi, selama perawatan di Semarang yang kini sudah berjalan sekitar enam hari, dirinya membutuhkan biaya. Sholeh dan istrinya selama ini hanya buruh tenun dan jika menunggui putrinya di Semarang, maka tidak memiliki penghasilan untuk menopang selama di Semarang.
 
“Sejauh ini kita menggunakan uang bantuan dari donatur sekitar 1,5 juta rupiah. Namun kita juga belum mengetahui berapa lama Jihan akan menginap di Semarang. Hal itu karena, prosedur pembuatan saluran anus dan pengobatan lain memerlukan waktu. Kita nunggu saja,” katanya.
 
Sholeh menambahkan, menurut dokter perawatan Jihan tidak cuma butuh sehari sampai dua hari, paling tidak sebulan di sini. Sekarang baru tunggu keputusan dokter untuk menentukan tindakan selanjutnya,. Karena ada kelainan lain seperti daging dibagian sekitar perut yang tak tertutup daging dan ada benjolan di punggungnya.
 
Dengan keadaan yang serba minim, kini pasangan tersebut hanya berharap kesembuhan putrinya. Untuk keseharian di rumah sakit, keduanya berusaha mengirit, sebab keluarga mereka pun tergolong tidak mampu. (ZA)
KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.