Kader Digital 45 Rintisan Desa Cerdas Kudus Ikuti Bimtek Kemendes PDTT Jakarta

oleh -155 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sebanyak 45 personil yang ditujuk oleh kepala desa cerdas di Kudus, diberangkatkan di jakarta untuk mengikuti pelatihan kader digital yang digelar oleh Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) selama 10 hari.

Sebelum pemberangkatan mereka ke Jakarta, 45 kader tersebut dilakukan pembekalan di aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kudus oleh sejumlah pendamping di Kudus dan Kepal Bidang Pemberdayaan masyarakat pada dinas PMD Kabupaten Kudus, Lilik Ngesti.

Menurut Lilik, pelatihan ini penting dalam pengembangan digitalisasi di desa-desa di Kudus, hal itu karena mereka merupakan pendamping teknis di desa yang memiliki peran mengembangkan ruang digital desa.

“Personil yang berangkat pelatihan ini dipilih oleh kepala desa masing-masing dengan kriteria tentu saja mengerti soal program-program berbasis digital, para admin media sosial desa atau para pengelola website dan aplikasi di desa,” terang Lilik, usai memberikan pembekalan dan melepas para kader digital, Selasa (28/05/2024).

Ditekankannya, peran tugas mereka nantinya adalah memberikan literasi digital kepada masyarakat, serta memfasilitasi masyarakat dalam menyusun perencanaan kegiatan desa cerdas yang inklusif dan partisipatif mengacu pilar desa cerdas.

“Mereka disiapkan sebagai kader digital di desa agar dapat menjalankan enam pilar desa cerdas. Baik masyarakat cerdas, ekonomi cerdas, tata kelola cerdas, lingkungan cerdas, kehidupan cerdas dan mobilitas cerdas,”terangnya.

Dengan adanya kader digital itu, Lilik menambahkan, diharapkan nanti bisa membantu pemerintah desa dalam pengelolaan informasi tekhnologi. Apalagi saat ini pelayanan administrasi, pelayanan publik hingga tata kelola desa merujuk pada penggunaan digitalisasi.

“Bahkan harapannya kekuatan ekonomi masyarakat juga dengan digital. Apalagi saat ini sudah ada market place,”tambahnya.

Sementara itu Yusrul Niam, Koordinator Duta Digital Kabupaten Kudus pada progam Desa Cerdas berharap lewat progam tersebut maka tiap desa bisa terangkat citra positif dan prestasinya. Desa cerdas sendiri mendorong langkah digitalisasi sempurna terutama di system informasi desa.

“Tentu diantara yang jadi fokus perhatian adalah website dan sosial media desa,”ujarnya.
Setelah mendapatkan pelatihan di Jakarta, para kader digital itu nantinya juga diharapkan dapat menyebarkannya ke masyarakat maupun pemerintah desa. Mereka juga didorong membuat pelatihan di tingkat desa.

“Karena salah satu tujuannya memang menciptakan masyarakat, lingkungan, ekonomi dan tata kelola desa yang cerdas,”tambahnya.

Yusrul juga menyebut jika pihaknya saat ini telah bekerjasama dengan dua sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kudus untuk dapat magang di desa-desa. Para siswa itu diterjunkan di desa untuk membantu digitalisasi kegiatan terkait informasi desa.

“Kami juga bekerjasama dengan Diskominfo agar setiap desa dapat diberi website dan pelatihan,”tandas dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.