Kasus Jebakan Listrik Sawah Kembali Renggut Nyawa, Korban Kali Ini Mahasiswa

oleh -1337 Dilihat
Foto: Olah TKP dilakukan oleh petugas. (Foto: ist.)

Kudus, isknews.com – Kasus jebakan listrik di area persawahan kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Kudus. Setelah pekan lalu seorang lansia tewas di Desa Kedungdowo, kali ini seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Kudus, Eka Dimas Riyadi (18), warga Desa Gamong, Kecamatan Kaliwungu, harus meregang nyawa akibat tersengat aliran listrik, Jumat (12/9/2025) dini hari.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB saat korban bersama empat rekannya melakukan sesi foto di sawah yang dihiasi lampu warna-warni. Tanpa disadari, area persawahan tersebut dipasangi aliran listrik oleh petani untuk menghalau hama tikus.

Kepala Desa Gamong, Nuryanto, menjelaskan korban tersengat ketika kakinya menginjak kabel listrik di area sawah. “Seketika korban jatuh dan keempat temannya panik. Dua orang mencari bantuan warga, sementara lainnya menghubungi orang tua korban,” ujarnya.

Warga kemudian memutus aliran listrik dan mengevakuasi korban ke tepi jalan usaha tani. Namun, ketika tim medis dari RS Kumala Siwi tiba sekitar pukul 04.00 WIB, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kaliwungu sekitar pukul 05.30 WIB. Tim INAFIS Polres Kudus bersama jajaran kepolisian mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa jenazah di rumah duka. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan kabel listrik dari sawah.

Sementara itu, keempat rekan korban serta pemilik sawah telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Keluarga korban, Atmo Giri, menolak dilakukannya autopsi terhadap jenazah. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di pemakaman umum Desa Gamong pada Jumat siang.

“Atas nama pemerintah desa, kami menyampaikan duka mendalam. Semoga keluarga diberi ketabahan dan almarhum husnul khotimah,” tutur Nuryanto. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :