Kecamatan Kota Kudus Kenalkan “Lentera Bansos”, Solusi Digital Pantau Pengajuan Bansos

oleh -134 Dilihat
Kasi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Kota Kudus, Dwi Puspita Sari, bersalaman dengan Camat Kota Kudus, Andrias Wahyu Adi Setiawan, usai peluncuran inovasi “Lentera Bansos” di Aula Kecamatan Kota, Rabu (6/8/2025).

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kecamatan Kota Kudus terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik. Salah satu terobosan terbaru adalah peluncuran fitur digital bernama “Lentera Bansos”, yang berfungsi sebagai pusat data bantuan sosial secara daring. Inovasi ini resmi diperkenalkan dalam kegiatan di Aula Kecamatan Kota pada Rabu (6/8/2025).

“Lentera Bansos” merupakan fitur berbasis web yang dirancang untuk menyajikan informasi pengajuan bantuan sosial dari 25 kelurahan dan desa di wilayah Kecamatan Kota Kudus. Data yang ditampilkan meliputi pengajuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), santunan kematian, pembebasan biaya rawat inap, Kartu Indonesia Sehat (KIS), hingga bantuan untuk yatim piatu.

Kasi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Kota, Dwi Puspita Sari, menjelaskan bahwa fitur ini memungkinkan masyarakat dan perangkat desa mengakses informasi dengan lebih mudah dan cepat. Tidak hanya memantau, pengguna juga dapat melihat status pengajuan dan sebaran data bantuan di tiap kelurahan.

“Nantinya bisa langsung terlihat, misalnya desa mana saja yang mengajukan RTLH, berapa jumlahnya, dan jenis bantuannya. Ini sangat membantu dalam proses monitoring dan pengambilan kebijakan,” jelas Dwi.

Ia menambahkan, meskipun saat ini masih dalam tahap implementasi, sebagian data sudah bisa diakses melalui website Kecamatan Kota Kudus. Pengembangan lebih lanjut akan dilakukan secara bertahap, termasuk integrasi data dalam format PDF dan Google Spreadsheet yang memudahkan akses internal dan publik.

Sementara itu, Camat Kota Kudus, Andrias Wahyu Adi Setiawan, menekankan bahwa Lentera Bansos tidak hanya mendukung efisiensi layanan, tetapi juga menjadi sarana peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial.

“Selama ini, salah satu tantangan di lapangan adalah data yang tercecer atau tidak terintegrasi, serta keluhan masyarakat soal bantuan yang tidak tepat sasaran. Dengan sistem ini, kita berharap semuanya lebih terkontrol dan terbuka,” ujar Camat.

Ia menyebutkan, jika terdapat revisi data atau aduan masyarakat terkait bantuan sosial, pihak kecamatan siap menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan dinas teknis seperti Dinas Sosial. Kanal pengaduan pun tetap terbuka melalui berbagai jalur, termasuk melalui kelurahan dan pengurus RT/RW.

Fitur Lentera Bansos dapat diakses langsung oleh masyarakat maupun perangkat desa melalui laman resmi website Kecamatan Kota Kudus. Inovasi ini juga terkoneksi dengan sistem informasi di tingkat kabupaten.

Peluncuran Lentera Bansos menandai komitmen Kecamatan Kota Kudus untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, digital, dan responsif terhadap kebutuhan warga, khususnya di bidang kesejahteraan sosial. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :