Kegiatan Usaha Pada 7 Entitas Investasi Online Bodong Dihentikan OJK

oleh -81 views

Ekonomi, isknews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi, pada 18 April 2017 telah menghentikan kegiatan usaha tujuh entitas tak berizin.

“Mereka telah memberikan informasi yang tidak benar dan menyesatkan,” ujar Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan OJK, yang juga Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing, dalam keterangan tertulis, yang dikirim ke redaksi isknews.com, Rabu, 26 April 2017.

Menurut Tongam, keputusan itu diambil setelah pihaknya menerima pengaduan masyarakat dan menemukan beberapa penawaran investasi di Internet atau media online yang berpotensi merugikan masyarakat.

Untuk terus memberikan perlindungan kepada masyarakat, Satgas Waspada Investasi pada beberapa waktu lalu telah menghentikan kegiatan usaha tujuh entitas karena tidak memiliki izin dalam menjalankan kegiatan usahanya serta telah memberikan informasi yang tidak benar dan menyesatkan.

Ketujuh entitas itu adalah PT Sentra Artha Futures, CV Mulia Kalteng Sinergi, Swiss Forex International, PT Nusa Profit, PT Duta Profit, PT Sentra Artha, dan www.lautandhana.net.

“Kami berupaya mengingatkan dan mengimbau masyarakat mewaspadai penawaran investasi yang menawarkan produknya tanpa izin dan menjanjikan imbal hasil yang tinggi tanpa risiko,” kata Tongam.

Tongam mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh ketujuh entitas itu sebelumnya menjadi perhatian Satgas Waspada Investasi. Kemudian, Satgas merespons pengaduan dan pertanyaan masyarakat dengan cepat, yaitu terkait dengan legalitas dan
kegiatan usaha yang dilakukan. “Kami menganalisis kegiatan usaha mereka dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku, kegiatan itu harus dihentikan,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, pihaknya telah memanggil tujuh entitas itu untuk dapat menyampaikan dokumen atau informasi mengenai legalitas dam kegiatan usaha yang dilakukan. “Namun mereka tidak hadir tanpa alasan yang jelas.”

Tongam menambahkan, Satgas Waspada Investasi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan investasi dengan ketujuh entitas tersebut dan segera melaporkannya kepada Satgas jika penawaran investasi masih dilakukan. Adapun hingga April 2017, Satgas Waspada Investasi total telah menghentikan kegiatan 26 entitas yang diduga menawarkan produk investasi ilegal. (AJ/isknews.com)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.