Kejurcab X Pagar Nusa Kudus 2025 Resmi Ditutup, PAC Dawe Raih Juara Umum

oleh -479 Dilihat
Foto: Para Juara Umum saat foto bersama. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Kejuaraan Cabang (Kejurcab) X Pagar Nusa Kudus Tahun 2025 yang digelar 7-9 November resmi berakhir pada Minggu (9/11/2025) di Gedung Serbaguna UIN Sunan Kudus. Sebanyak 336 pesilat dari sembilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Kudus menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang bergengsi tersebut.

Ketua PSNU Pagar Nusa Kudus, Khusnul Khitam Qosim, yang akrab disapa Gus Khusnul, menyampaikan bahwa Kejurcab ini menjadi wadah penting dalam pembinaan dan kaderisasi atlet pencak silat di Kudus.
“Kejuaraan ini merupakan kegiatan rutin tahunan sekaligus ajang berjenjang. Setelah Kejurcab ini, para juara akan melangkah ke tingkat Kejurda dan bahkan Kejurnas. Tujuannya untuk menjaring atlet-atlet terbaik yang bisa membawa nama Kudus di level yang lebih tinggi,” jelasnya.

Menurut Gus Khusnul, pelaksanaan tahun ini berjalan lancar dan menunjukkan peningkatan kualitas dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, antusiasme peserta luar biasa. Secara kualitas pun meningkat, baik dari sisi teknik, mental, maupun semangat juangnya,” ujarnya.

Penetapan Pemenang

Berdasarkan hasil penilaian objektif dari Lembaga Wasit Juri Pagar Nusa Wilayah Jawa Tengah yang menggunakan sistem digital Jago Score, ditetapkan pemenang Kejurcab X Pagar Nusa Kudus Tahun 2025 sebagai berikut:

  • Juara Umum Pertama: PAC Dawe dengan 6 emas 4 perak dan 13 perunggu
  • Juara Umum Kedua: PAC Kaliwungu dengan raihan 5 emas dan 1 perak
  • Juara Umum Ketiga: PAC Jati dengan 4 emas, 3 perak, dan 1 perunggu

Adapun gelar Pesilat Terbaik Putra diraih oleh M. Fajar Afwiansyah dari kontingen MTs NU Nurul Huda, sedangkan Pesilat Terbaik Putri diraih Nila Khairun Naili dari SMA NU Al-Ma’ruf Kudus.

Cerita dari Pesilat Terbaik

Nila Khairun Naili, siswi kelas XI mengaku tidak menyangka bisa meraih predikat pesilat terbaik putri.
“Rasanya masih nggak percaya. Awalnya saya cuma berharap bisa juara satu, ternyata malah dapat penghargaan pesilat terbaik,” ungkap Nila.

Ia menuturkan, latihan intensif menjadi kunci pencapaiannya. “Saya latihan setiap hari di sekolah, dari pagi sampai siang. Sudah ikut Pagar Nusa sejak kelas 4 SD,” ujarnya.
Nila turun di kategori Tanding Remaja Kelas T dan mengaku laga terberat justru ketika berhadapan dengan teman satu perguruan di final. “Lawan teman sendiri itu rasanya berat, tapi saya tetap berusaha profesional di arena,” katanya.

Kudus Siap Pertahankan Tradisi Juara

Gus Khusnul menegaskan bahwa prestasi Pagar Nusa Kudus tidak boleh berhenti sampai di sini. “Alhamdulillah, Kudus sudah sembilan kali berturut-turut menjadi juara umum di tingkat Jawa Tengah. Kami berharap hasil Kejurcab kali ini dapat memperkuat tradisi juara itu di Kejurda mendatang,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi semangat seluruh peserta, pelatih, serta panitia yang telah menyukseskan kegiatan. “Kejurcab ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga sarana mempererat ukhuwah antar-pesilat serta menanamkan nilai-nilai luhur bela diri Pagar Nusa,” pungkasnya.

Dengan selesainya Kejurcab X Pagar Nusa Kudus 2025, para pesilat terbaik kini bersiap menuju tingkat provinsi untuk membawa harum nama Kabupaten Kudus di ajang Kejurda dan Kejurnas mendatang. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :