Kiprah Pendidikan Kesetaraan Antar Anna Rita Raih Penghargaan Hari Ibu di Kudus

oleh -335 Dilihat
Anna Rita, S.Pd., M.E, Kepala PKBM Sejati Kudus

Kudus, isknews.com – Kiprah panjang Anna Rita, S.Pd., M.E. dalam memperjuangkan pendidikan kesetaraan bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Kudus berbuah penghargaan pada peringatan Hari Ibu ke-97. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian upacara Hari Ibu yang digelar di Halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (22/12/2025).

Peringatan Hari Ibu ke-97 berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Kudus, organisasi perempuan, serta undangan lintas sektor.

Ketua TP PKK Kudus Endhah Sam’ani Intakoris bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Dalam sambutannya ditegaskan bahwa Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi atas perjuangan perempuan Indonesia dalam mendorong kesetaraan, perlindungan, dan pemberdayaan di berbagai bidang, termasuk pendidikan.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang turut hadir menyampaikan bahwa peran perempuan sangat strategis dalam pembangunan daerah. Ia menilai kontribusi nyata perempuan penggerak seperti Anna Rita menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kudus.

Diketahui, Anna Rita, S.Pd., M.E. dikenal sebagai pendiri sekaligus Kepala PKBM Sejati Kudus yang sejak 2016 konsisten membuka akses pendidikan bagi anak dan remaja yang terputus dari sekolah formal. Melalui pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C, ratusan Anak Tidak Sekolah (ATS) berhasil kembali mendapatkan hak belajarnya.

Dengan pendekatan humanis, Anna Rita bersama tim PKBM Sejati Kudus melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat, home visit, serta pendampingan kepada keluarga peserta didik. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan meningkatnya jumlah peserta didik hingga sekitar 600 orang, serta diraihnya Akreditasi A (Unggul) untuk seluruh program pendidikan kesetaraan pada tahun 2023.

Selain fokus pada akademik, PKBM Sejati Kudus juga membekali peserta didik dengan berbagai keterampilan hidup melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler, seperti seni, komputer, kewirausahaan, hingga pengenalan budaya lokal Kudus.

Di tingkat provinsi, Anna Rita juga berperan sebagai Asesor BAN PAUD dan PNF Provinsi Jawa Tengah pada 2018–2023, serta Asesor BAN Pendidikan Dasar dan Menengah sejak 2023. Peran tersebut memperluas kontribusinya dalam penjaminan mutu pendidikan nonformal dan formal.

Penghargaan Hari Ibu yang diterima Anna Rita menjadi pengakuan atas dedikasi dan konsistensinya sebagai perempuan penggerak di bidang pendidikan. Melalui kiprahnya, Anna Rita dinilai telah memberi kontribusi nyata dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah sekaligus menghidupkan harapan bagi anak-anak yang sempat terpinggirkan dari dunia pendidikan.

Momentum Hari Ibu ke-97 pun menjadi pengingat bahwa peran ibu dan perempuan tidak hanya hadir dalam keluarga, tetapi juga menjadi penggerak perubahan sosial dan pembangunan berkelanjutan di daerah.

Selain Anna Rita, ada dua perempuan lainnya yang menerima penghargaan. diantaranya Rubiyanti, Seorang wirausaha, fasilitator, sekaligus petani nanas yang konsisten mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Memiliki pengalaman dalam pengolahan buah dan sayur, khususnya produk turunan nanas, serta aktif membina berbagai organisasi kewirausahaan dan komunitas masyarakat.

Kemudian Helma Susanti Rd, SE Pemilik usaha H&F collection brand “Godong salam ecoprint” Wirausaha, fasilitator dan Ketua Komunitas ecoprint Kudus, pameran produk dalam rangka pengenalan produk local kudus tingkat nasional. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :