Kisah 7 Ambulans Lazismu Estafet Jemput Pasien Asal Kudus dari Denpasar Bali

oleh -2.902 kali dibaca
Gambar ilustrasi sejumlah mobil Ambulans milik Lazismu Kudus saat diresmikan peluncurannya oleh bupati Kudus, beberapa waktu lalau (Foto:YM)

Kudus, isknews.com – Dengan cara estafet, Armada ambulans milik Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) antar Satori (45) warga Kudus yang mengalami kecelakaan tunggal dari Denpasar Bali menuju Kudus, Kamis (3/6/2021).

Menurut wakil sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kudus Amirudin Siregar, tak tanggung-tanggung dalam mengantarkan pulang Satori yang warga Dukuh Kalilopo, Desa Klumpit, Kecamatan Gebog dan sudah tinggal di Bali selama enam tahun itu melibatkan sebanyak 7 mobil ambulans Lazismu dari berbagai kota yang mengantarnya secara estafet dari Denpasar ke Kudus.

“Secara estafet Lazismu telah mengantarkan pasien dari Denpasar Bali menuju Kabupaten Kudus, teknisnya adalah dengan memanfaatkan jaringan ambulans Lazismu pada masing-masing kabupaten/kota yang menjadi jalur terlewati,” ujar Amir, Sabtu (05/06/2021).

Dijelaskannya, pihaknya melibatkan 7 armada mobil ambulans Lazismu di tujuh kabupaten/kota yaitu Denpasar, Banyuwangi, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Tuban, Juwana Pati, dan, Kudus.

“Pihak kami langsung berkoordinasi dengan Lazismu yang ada di Jatim dan alhamdulillah langsung direspon oleh teman-teman Lazismu yang mempuyai armada ambulans, kemudian dipetakan armada mana saja yang akan terlibat dalam estafeta ini,” ungkapnya.

Amirudin Siregar mengaku bersyukur karena estafet ambulans berjalan dengan lancar dan selamat, sekaligus membuktikan kinerja jejaring ambulans sesama koleganya terkoordinasi dengan baik.

“Alhamdulillah bisa menyelesaikan perjalanan estafet ambulans selama tujuh belas jam lebih. Berangkat dari Denpasar Bali pukul 10.00 WITA sampai di Kudus pada Jumat (4/6/21) pukul 02.30 WIB dini hari, kami bangga atas kerja sama yang baik dalam estafet ambulans ini. Semua ini dilakukan atas ridha Allah SWT,” tutur dia.

Menurutnya, ini merupakan bukti Lazismu mengabdi dan memberi untuk negeri. Tetap semangat dan hanya Allah SWT yang bisa membalas kebaikan semua.

“Terima kasih kepada teman-teman Lazismu yang selama ini tetap berjuang untuk kepentingan umat. Inilah dakwah Persyarikatan Muhammadiyah lewat kemanusiaan,” tuturnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.