Kudus, isknews.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus segera mendeklarasikan Madrasah Aman dan Sehat, dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), maupun Madrasah Aliyah (MA).
”Ya, akan segera tindaklanjuti deklarasi Madrasah Aman dan Sehat ini. Seharusnya jadwal deklarasi itu hari ini (Rabu, 22 Mei 2024) tapi akan kami jadwal ulang,” kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kudus, Suhadi saat ditemui awak media.
Deklarasi ini, lanjut Suhadi, tujuannya untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif, Sehat yang dimaksud, termasuk kebersihan lingkungan madrasah dan kondisi madrasah yang positif. Sehingga, pola belajar siswa bisa terus terpantau dengan baik.
Aman yang di maksud, menciptakan lingkungan madrasah dan pesantren yang bebas dari aksi kekerasan fisik dari manapun. Baik itu dari pengasuh pondok, guru, sesama teman maupun senior.
Bahkan, madrasah di Kudus tidak boleh menolak anak berkebutuhan khusus. Oleh karenanya, saat ini tengah digemborkan program madrasah inklusif, yang salah satu poinnya harus bisa mengakomodir anak berkebutuhan khusus. (AS/YM)







