Kudus, isknews.com – Libur Hari Raya Idulfitri 2025 membawa dampak signifikan terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Kudus. Dalam lima hari terakhir masa liburan, berbagai destinasi wisata di Kota Kretek mencatat lonjakan jumlah pengunjung yang cukup drastis.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Mutrikah, menyampaikan bahwa tren kunjungan wisata pada libur Lebaran tahun ini menunjukkan geliat positif, sekaligus menjadi sinyal kebangkitan pariwisata pascapandemi.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias menikmati liburan di Kudus. Baik wisata religi, sejarah, edukasi, maupun wisata keluarga ramai dikunjungi,” ujar Mutrikah, Selasa (8/4/2025).
Salah satu destinasi yang mencatat angka kunjungan tertinggi adalah jalur wisata menuju Makam Sunan Muria via Portal Colo. Selama lima hari, lebih dari 17 ribu pengunjung memadati kawasan tersebut, dengan puncak kunjungan terjadi pada 3 April 2025 yang mencapai 5.228 orang.
Tak kalah menarik, Museum Kretek Kudus juga ramai disambangi para wisatawan. Total pengunjung selama periode liburan mencapai 1.337 orang, dengan jumlah terbanyak pada 5 April sebanyak 438 orang. Museum ini menjadi pilihan utama wisata edukatif, terutama bagi keluarga dan rombongan pelajar.
Situs Purbakala Patiayam turut mencuri perhatian wisatawan dengan total kunjungan sebanyak 433 orang. Lonjakan signifikan tercatat pada 4 April dengan 134 pengunjung.
Sementara itu, destinasi wisata keluarga seperti Taman Krida Kudus menunjukkan tren kunjungan yang meningkat secara konsisten. Tercatat, dari 65 pengunjung pada 1 April, jumlahnya naik menjadi 196 orang pada 5 April.
“Peningkatan kunjungan ini menunjukkan bahwa Kudus masih menjadi tujuan wisata yang menarik. Kami terus berkomitmen melakukan pembenahan, baik dari sisi fasilitas, pelayanan, maupun promosi,” jelas Mutrikah.
Ia juga menyebutkan bahwa ke depan pihaknya akan mendorong lebih banyak kegiatan wisata berbasis komunitas dan budaya lokal untuk memperkaya pengalaman pengunjung.
Dengan pencapaian ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus berharap tren positif terus berlanjut dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, terutama sektor UMKM dan jasa penunjang wisata lainnya. (AS/YM)






