Kudus, isknews.com – Kepolisian Resor Kudus terus mengintensifkan pengejaran terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di wilayah Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Hingga saat ini, petugas telah mengamankan lima unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan tersebut.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Dawe AKP Budianto menyampaikan, identitas pelaku telah dikantongi. Tim di lapangan kini fokus melakukan penangkapan dengan memperkuat penyelidikan dan pengejaran.
“Identitas pelaku sudah kami ketahui. Saat ini petugas terus melakukan pengejaran secara intensif berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan para saksi,” ujarnya, Senin (13/4).
Dalam upaya pengungkapan kasus, tim Resmob Satreskrim Polres Kudus juga mendapat dukungan dari Jatanras Polda Jawa Tengah. Sinergi ini dilakukan untuk mempercepat proses penangkapan sekaligus mengungkap jaringan pelaku.
Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diketahui kerap memanfaatkan kelengahan korban. Modus yang digunakan antara lain mengambil kendaraan yang diparkir dengan kunci masih menempel, atau tanpa pengamanan tambahan seperti kunci ganda.
“Kelalaian seperti ini sering dimanfaatkan pelaku. Kendaraan yang tidak dikunci dengan aman menjadi sasaran empuk,” jelas AKP Budianto.
Selain upaya represif, kepolisian juga meningkatkan langkah preventif dengan mengintensifkan patroli gabungan bersama Satsamapta, terutama pada jam-jam rawan di malam hari. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Tak hanya itu, tim K9 Satsamapta Polres Kudus turut diterjunkan untuk membantu proses pencarian. Penyisiran difokuskan di area kebun tebu dan kawasan hutan, menyusul adanya informasi bahwa pelaku diduga melarikan diri ke lokasi tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi tindak kriminal. Warga diminta untuk selalu menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan, menghindari lokasi sepi, serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan.
“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas. Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tegasnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan pengembangan kasus serta memburu pelaku agar dapat segera diproses sesuai hukum yang berlaku. (AS/YM)








