Merasa Dizalimi, Persijap Ancam Mundur

oleh -390 Dilihat
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Tim Persijap Jepara mengancam mundur dari kompetisi Liga 2 setelah merasa di dholimi. Puncak kesabaran Persijap seakan habis setelah Persijap Jepara menerima sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI setelah laga melawan Persibat Batang, beberapa waktu lalu.
 
Di keputusan Komdis PSSI Nomor 147/L2/SK/KD-PSSI/VIII/2017 yang dikirim 31 Agustus 2017 itu, Persijap dihukum kalah 0-3 dari Persibat Batang plus denda Rp 100 juta karena dianggap menolak melanjutkan pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, 27 Agustus 2017. Dalam laga itu, pertandingan terhenti menit ke-93 setelah terjadi kericuhan usai tim tamu mendapat hadiah penalti.
 
CEO Persijap Jepara Esti Puji Lestari mengatakan, Persijap dinyatakan kalah walk out (WO). Padahal Persijap tidak pernah meninggalkan lapangan, bahkan hingga malam hari. Justru tim wasit yang pergi tanpa peluit panjang dan diikuti tim Persibat. “Bukan kita yang meninggalkan lapangan, tetapi wasit dan tim lawan,” katanya, Minggu (3/8/2017).
 
Dari pantauan di lapangan, pertandingan terhenti beberapa menit jelang bubaran setelah wasit Supriawan asal Malang menunjuk titik putih setelah pemain Persijap didakwa melakukan pelanggaran. Sempat terjadi perdebatan alot antara ofisial tuan rumah dengan tim wasit.
 
Pertandingan sendiri sejatinya tetap bergulir dengan bek Persibat yang juga mantan penggawa Timnas Indonesia, Supriyono bersiap melepas tendangan penalti. Hanya saja, beberapa suporter lantas memasuki lapangan sehingga tim wasit diamankan hingga akhirnya keluar dari stadion. “Kami akan melayangkan banding beserta bukti kesaksian dan juga rekaman pertandingan. Kami akan mengklarifikasi semua dakwaan dan sanksi terhadap Persijap yang berlebihan dan tidak konsisten,” tegas Esti.
 
Perempuan asal Sukabumi itu menambahkan, terdapat ketidaksinkronan pasal yang diberikan. Komdis memberikan sanksi berdasarkan pasal 56 jo pasal 31 Kode Disiplin PSSI tentang pengancaman wasit, namun hukuman yang diberikan karena menolak melanjutkan pertandingan. (ZA)

No More Posts Available.

No more pages to load.